kabargolkar.com - Ketua DPD Partai Golkar NTB H Mohan Roliskana meminta saksi harus berkualitas. Mengingat tugas dan penting dan strategis yang akan diemban pada pemilu 2024.
“Saksi adalah ujung tombak mengawal suara politik partai,” tegas Mohan di Training of Trainer (ToT) Badan Saksi Nasional Partai Golkar Kabupaten/Kota se Provinsi NTB yang digelar, 19-20 November 2023.
Saksi adalah mata dan telinga partai. Kesuksesan partai dalam mengawal dukungan suara digantungkan pada kerja para saksi di setiap TPS. Sampai nantinya dilakukan rekapitulasi suara.
“Puncaknya adalah pada saat pencoblosan,” tekan pria yang juga Wali Kota Mataram ini.
Oleh karenanya, hal terpenting yang harus dimiliki setiap saksi partai Golkar haruslah memiliki kompetensi di bidang tersebut. “Saksi harus cakap dalam mengawal proses pemungutan suara,” tekannya.
Cakap dalam hal ini, mesti mampu mengawal suara partai. Memiliki kemampuan argumentasi yang baik dan komitmen teguh dalam menjalankan tugas.
Sehingga tidak satu suara pun suara partai yang tercecer. “Jangan sampai ada satu suara partai pun yang berkurang,” tegasnya.
Pada prinsipnya saksi adalah penerima mandat partai Golkar untuk melaksanakan tugas mulia pengawalan suara. “Kegiatan-kegiatan kepartaian ke depan, kita harapkan ada peran serta saksi di dalamnya juga,” ujarnya.
Selain tugas pengawalan terhadap suara partai, Mohan juga meminta saksi berpesan sebagai mesin politik partai. Ikut bergerak memenangkan partai Golkar di pemilu 2024. “Mengajak pemilih untuk bergabung dengan partai Golkar,” paparnya.
Oleh karenanya, mereka selain berkualitas haruslah militan terhadap visi dan misi politik partai Golkar. “Jangan sampai jadi saksi Golkar, tapi tidak memilih partai sendiri, ini kan lucu,” celetuknya.