Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Potensi Di Kepulauan Seribu, Ketua DPD Golkar DKI Sebut Dua Sektor Yang Bermanfaat Bagi Masyarakat
  Nyoman Suardhika   05 Desember 2023
Gredit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Ketua DPD Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar menyebut adanya dua
potensi besar di Kepulauan Seribu yang bisa dioptimalkan pemerintah yang akan memberikan dampak peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Potensi-potensi yang bisa dimanfaatkan tersebut ada di sektor blue carbon dan pariwisata.

Di sektor pariwisata, melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 1992 tentang Penataan dan Pengelolaan Kepulauan Seribu Kotamadya Jakarta Utara yang dicabut, akan menjadikan pembangunan di daerah tersebut lebih fleksibel.

Serta, 110 pulau yang dihuni oleh lebih dari 28.000 jiwa, Kepulauan Seribu akan menjadi destinasi wisata yang menjanjikan.

“Selain pariwisata, ada potensi carbon trade atau perdagangan karbon. Salah satu yang paling besar adalah dari blue carbon, melalui ekosistem pesisir dan laut, seperti mangrove. Ini harus diatur dengan baik dan benar. Sehingga, membawa kemaslahatan bagi masyarakat di kawasan Kepulauan Seribu,” ujar Ahmed Zaki dalam keterangan tertulis, Senin (4/12/2023).

“Ada lebih dari 200 pulau yang masih perawan, setiap sudut menyimpan keunikan dan keindahan yang tak tergantikan. Ini jadi potensi, harus mulai dengan pembangunan infrastruktur, sekarang masih banyak kapal-kapal yang tidak memadai untuk bawa penumpang. Ini perlu difasilitasi,” sambungnya.

Bang Zaki, sapaan akrab Ahmed Zaki yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) sebelumnya telah sukses memaksimalkan potensi di daerah pesisir Kabupaten Tangerang, salah satunya di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk.

Desa nelayan yang awalnya kumuh dan terisolir telah disulap menjadi kawasan pariwisata yang banyak dikunjungi masyarakat.

Tentu banyak hal yang dilakukan, seperti bedah rumah, membangun sarana dan prasarana penunjang, pembangunan fasilitas sanitasi yang layak, hingga pelatihan UMKM.

Potensi ini benar-benar dimanfaatkan, hingga sepanjang semester I 2023, Desa Ketapang mencatatkan pendapatan ekonomi mencapai Rp 1,47 miliar.

Hal yang sama bisa diterapkan untuk Kepulauan Seribu untuk mengembangkan potensi ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan di sana.

Bahkan, Kepulauan Seribu ini bisa menjadi tambahan opsi peningkatan pendapatan asli daerah.

“Memang harus dimulai dari dasarnya dulu untuk menjadikan Kepulauan Seribu jadi destinasi wisata yang nyaman bagi pengunjung. Saya yakin banyak orang yang jatuh cinta sama pulau-pulau di sana, tapi yang jadi hambatan itu fasilitas dasar yang masih kurang layak,” tambahnya.

Sementara itu, perdagangan karbon merupakan kegiatan jual beli kredit karbon, di mana pembeli adalah industri yang menghasilkan emisi karbon melebihi batas.

Penjualnya adalah daerah yang memiliki lahan untuk menyerap karbon, contohnya Tangerang.

Bang Zaki mengatakan, Tangerang memiliki potensi mangrove seluas 219 hektar dengan penyerapan karbon 950 ton/hektar, artinya karbon yang diserap sekitar 208.050 ton.

Jika setiap ton dikenakan biaya USD 50, maka valuasinya adalah USD 10,4 juta atau Rp 161,2 miliar (kurs Rp 15.500).

“Dengan luas perairan sekitar 6.997,5 kilometer persegi, Kepulauan Seribu bisa menjual kredit karbon ke daratan Jakarta atau kawasan lain. Ini dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus pembangunan di Kepulauan Seribu,” terangnya

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.