kabargolkar.com - Pemilu yang kurang dari 40 hari, dimanfaatkan DPD Partai Golkar Kota Surabaya untuk melakukan konsolidasi dengan seluruh Ketua Pimpinan Kelurahan (PL) dan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Surabaya.
Acara konsolidasi tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar DR Adies Kadir. Selain itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Blegur Prijanggono, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Surabaya Akmarawita Kadir, dan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Dapil 2 Ahmad Nurjayanto.
Adies Kadir yang juga caleg incumbent DPR RI dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo mengatakan, pemilu sudah dekat dan seluruh elemen partai harus bersatu padu meningkatkan kerja politik di tengah masyarakat.
”Target politik yang telah ditetapkan baik dalam Pileg maupun Pilpres, untuk memenangkan hati masyarakat, harus dilakukan. Semua pihak harus turun menyapa agar masyarakat merasa senang sehingga di TPS nanti kita bisa merebut hati masyarakat,” tegas Adies Kadir, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, dikutip pada Minggu (31/12/2023).
Menurut Adies, konsolidasi mesin partai harus sering dilakukan. Tujuannya agar mesin partai bisa bergerak secara serempak untuk melakukan konsolidasi di tengah masyarakat. Termasuk seluruh Ketua pimpinan kelurahan dan kecamatan Partai Golkar se-Kota Surabaya.
”Tujuannya untuk mengabarkan kepada masyarakat program apa yang selama 4 tahun terakhir ini telah berhasil diperjuangkan Partai Golkar baik mulai beasiswa PIP, bedah rumah dan lain sebagainya, sehingga Golkar mampu meringankan beban masyarakat,” sambung Adies Kadir, Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) itu.
Adies Kadir juga meminta kepada seluruh ketua pimpinan kelurahan dan kecamatan se-Kota Surabaya mengabarkan dan menyebarluaskan program makan siang gratis kepada seluruh siswa siswi PAUD, SD, SMP, dan SMU, yang tertuang dalam visi misi Prabowo-Gibran. Program itu sangat bagus untuk pembangunan SDM Indonesia di masa yang akan datang.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni mengatakan, gelaran pemilu yang kurang 40 hari, perlu dimaksimalkan. Pihaknya akan melakukan penguatan pengetahuan terhadap saksi-saksi partai yang telah direkrut dan diberikan pembekalan agar mampu menjadi saksi yang berkualitas dan juga menjadi kader penggerak di masing-masing TPS.
”Tugas saksi tidak hanya menjaga suara di dalam TPS, juga menjadi kader penggerak pertambahan suara partai di masing-masing TPS, mengingat Golkar Surabaya sudah melakukan rekrutmen dan pembekalan saksi sejak awal 2023,” terang Arif Fathoni.
”Pada 14 Februari merupakan momentum mengelola ketidakmungkinan menjadi kemungkinan karena tidak ada yang mustahil dalam politik. Kita ingin kursi dan suara naik, kenaikan ini semata mata kami niatkan untuk peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat Surabaya, karena itulah hakikat kita berGolkar, agar bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat Surabaya,” tutur Arif Fathoni.