Bondan Sejiwan Boma Aji, Calon anggota legislatif atau caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah asal Wonogiri yang berkompetisi di Dapil VI, memperoleh suara tertinggi di antara caleg lain dari Partai Golkar di Jawa Tengah. Dengan perolehan 104.658 suara dia diprediksi kembali lolos ke parlemen tingkat provinsi pada Pemilu kali ini. Bondan juga mengatakan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat Jateng, ada 17 caleg Partai Golkar yang diproyeksikan lolos ke DPRD Jateng.
Ia mengklaim dari semua caleg yang lolos itu, perolehan suaranya itu paling tinggi. Bahkan, menurutnya, perolehan suara itu memecahkan rekor.
”Pada Pemilu-Pemilu sebelumnya, belum ada caleg di tingkat Provinsi Jawa Tengah yang bisa meriah suara lebih dari 100.000. Jadi bisa dikatakan ini termasuk rekor untuk Partai Golkar Jawa Tengah,” kata Bondan , Selasa (12/3/2024). Caleg Partai Golkar yang meraup suara mendekati perolehan suaranya yaitu Ferry Wawan yang maju di Dapil X. Ferry meraih 97.692 suara, disusul Tietha Ernawati yang berhasil meraih 95.511 suara di Dapil XI. Sementara perolehan suara caleg Partai Golkar lainnya di bawah 90.000 suara.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Wonogiri itu menyampaikan tidak memiliki strategi khusus dalam menghimpun suara pada Pemilu 2024. Namun, dia fokus berkampanye di Wonogiri dan Karang Anyar.
“Tidak ada strategi khusus. Perolehan suara ini saya anggap murni sebagai dukungan masyarakat. Ini amanah untuk saya untuk kembali menjabat sebagai anggota DPRD Jateng lagi di periode mendatang,” ujar dia. Sementara itu, berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan KPU Jawa Tengah, Partai Golkar di dapil VI DPRD Jawa Tengah memperoleh 218.624 suara atau sebesar 9,32% dari suara sah.
“Dengan perolehan suara sebanyak itu, kami punya peluang dapat dua kursi di dapil VI,” ungkap Bondan. Mengenai rumor namanya yang masuk bursa calon bupati Wonogiri pada Pilkada 2024, Bondan mengaku belum ada ambisi ke arah itu. Namun, dia akan mengikuti keputusan Partai Golkar nantinya terkait kader yang akan mendapat mandat maju sebagai calon bupati. ”Kalau saya diperbincangkan masuk bursa bupati Wonogiri, ya itu terserah saja. Tapi saya tidak ambisi untuk itu. Pada prinsipnya nanti saya akan dukung siapa saja calon yang diajukan Partai Golkar,” pungkasnya.