kabargolkar.com, BULUKUMBA - Dua partai besar di Bulukumba, Golongan Karya (Golkar) dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), semakin mesra jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Bahkan keduanya segera membangun koalisi dalam waktu dekat ini.
Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Andi Hamzah Pangki membeberkan rencana besar tersebut. Dia mengklaim, Gerindra dalam waktu dekat akan mengeluarkan sikap soal koalisi dengan partainya. "Kami sudah bertemu. Gerindra dalam waktu dekat juga akan segera ambil keputusan," kata Hamzah Pangki saat dihubungi, Kamis (6/2/2020).
Baik Golkar dan Gerindra memang punya kans besar membangun koalisi di Pilkada Bulukumba 2020. Kedua partai ini memiliki kursi signifikan. Jika dijumlahkan bisa mengusung pasangan calon (Paslon).
Golkar mengamankan empat kursi di parlemen Bulukumba, sedang Gerindra mengunci lima kursi. Total sembilan kursi ini sudah lebih dari syarat minimal di Pilkada Bulukumba yakni hanya delapan kursi.
Keleluasaan bagi Hamzah Pangki karena sudah mendapat surat tugas dari DPP Golkar sebagai bakal calon bupati yang diusung di Pilkada Bulukumba 2020. Diminta mencari koalisi, Gerindra pun menjadi target utama mantan Ketua DPRD Bulukumba dua periode ini.
"Gerindra ini mau dorong kadernya untuk saya. Soal siapa yang didorong, saya belum tahu. Tapi kami intens terus komunikasi," ujarnya.
Hamzah Pangki sendiri telah mengikuti fit and proper test di DPD I Gerindra Sulsel pekan lalu. Dalam janjinya ke pengurus partai ini, legislator DPRD Bulukumba itu siap menggandeng kader Gerindra untuk dijadikan 02.
Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin mengatakan khusus di Pilkada Bulukumba, partainya bakal mendorong kader internal. Ada Ketua DPC Gerindra Bulukumba, Syahruni Haris.
Syahruni mendaftar sebagai bakal calon bupati di Gerindra. Meski begitu, Wawan sapaannya menyebut partainya akan bersikap realistis di Pilkada Bulukumba 2020. “Kita akan lihat survei dan hasi fit. Kalau memang bisa calon bupati tentu kita dukung, tapi kalau tidak kami tetap realistis," ungkap Wakil Ketua DPRD Sulsel ini. (*)