04 Agustus 2020
DR. Anton Lesiangi .SE, Tokoh Partai Golkar Juga Bapak Karate Indonesia Pendiri LEMKARI
  Nyoman Suardhika
  30 Juli 2020
  • Share :
Credit Gambar / Istimewa

Kabargolkar.com - Karate ternyata memperoleh banyak penggemar, yang implementasinya terlihat muncul dari berbagai macam organisasi (Pengurus) karate, dengan berbagai aliran seperti yang dianut oleh masing-masing pendiri perguruan. Awal cerita kenapa Olah Raga Karate bisa digeamri di Indonesia, ternyata ini tidak bisa lepas dari beberapa alumni sarjana lulusan Jepang yang bersekolah Ekonomi pasca berakhiranya perang revolusi setelah kemerdekaan Indonesia merdeka dari Jepang.

Sebagai pampasan perang dan balas budi, salah satu yang dijalankan oleh Jepang ialah pemberian biaya pendidikan bagi pemuda pemuda Indonesia yang mau belajar ilmu dan pengetahuan. Mahasiswa Indonesia dari Jepang seperti Setyo Haryono (pendiri Gojukai), Anton Lesiangi, Sabeth Muchsin dan Chairul Taman yang turut mengembangkan karate di tanah air.

Anton Lesiangi, tokoh senior Golkar, mendukung Aburizal Bakrie menjadi Ketua Umum Golkar

Disamping mantan Mahasiswa mahasiswa tersebut di atas orang-orang Jepang yang datang ke Indonesia dalam rangka usaha telah pula ikut memberikan warna bagi perkembangan karate di Indonesia. Mereka-mereka ini antara lain: Matsusaki (Kushinryu-1966), Ishi (Gojuryu-1969), Hayashi (Shitoryu-1971) dan Oyama (Kyokushinkai-1967).

Tokoh Kerate dan Politisi Golkar

Dari sekian Mahasiswa yang pulang dari Jepang, mungkin hanya Anton Lesiangi yang kiprahnya terjejak juga dalam perpolitikan Indonesia, dengan masuk sebagai kader Partai Golongan Karya (Golkar) Kiprahnya ini sampai mengantarkannya masuk sebagai anggota DPR RI, Beliau memulai debutnya duduk di parlemen menjadi anggota DPR/MPR RI tahun 1982 Fraksi Karya Pembangunan (FKP) Golongan karya. Sepak terjangnya dalam berpolitik pun sangat menarik karena mengedepankan nilai nilai luhur solidaritas tinggi, serta saat menjadi politisi ini yang juga terkenal sangat kritisi bila ada setiap kebijakan atau keputusan yang tidak berpihak kepada rakyat.

DR. Anton Lesiangi. SE di tahun 1962 menempuh pendidikan di keio university negeri Jepang atas beasiswa dari pemerintah jepang di saat masih menjadi mahasiswa beliau di berikan amanat serta mandat dari beberapa Tokoh Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar Mengambil cabang olahraga karate untuk melatih TNI/POLRI yang saat itu tadak ada program olahraga bela diri para anggota TNI/POLRI khusus nya Para pasukan elite (RPKAD).

DR .Anton Lesiangi memberikan pesan pada para kaum milenial agar memberikan yang terbaik terhadap bangsa juga negara berupa pemikiran dikritis serta ikuti degan tindakan nyata buat kesejahteraan rakyat indonesia. Masa dimana saatnya Milenial untuk berani tampil, berkaca dari pengalamannya yang dulu belajar ke Jepang dengan kondisi seadannya, meski demikian bisa berkontribusi buat Bangsa, Milenial jangan sampai kalah untuk memberikan yang terbaik, apalagi tantangan kedepan semakin kompetitif.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.