Kabargolkar.com - Gempa yang terjadi di wilayah Cianjur pada Senin (21/11/2022) telah menimbulkan korban jiwa. Lebih dari 300 orang meninggal dunia dan ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal karena hancur diterpa gempa bermagnitudo 5,6.
Kondisi tersebut menggerakkan hati semua pihak, termasuk para istri dari anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI yang tergabung dalam Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar DPR RI.
Sebagai wujud kepedulian sosial, IIFPG mendatangi langsung beberapa lokasi pengungsian korban gempa, di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Rabu (30/11/2022).
Tidak hanya menghibur lewat kehadirannya, IIFPG juga memberikan sejumlah bantuan yang diperlukan oleh para korban, seperti makanan, vitamin, selimut, pakaian dalam, popok dan makanan balita, handuk, kompor gas, dispenser, lampu, serta genset.
“Kami berharap kepedulian dan bantuan yang kami sampaikan dapat diterima dengan baik dan sedikit meringankan beban para korban gempa di Cianjur,” ujar Ketua IIFPG DPR RI Suci Kahar Mudzakir, saat melepas tim yang akan mendatangi langsung korban gempa Cianjur, di rumah dinas anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta.
Suci berharap agar tidak ada lagi gempa susulan, sehingga para petugas penyelamat dapat fokus terhadap pencarian korban jiwa, plus penanganan korban, hingga kemudian dapat kembali membangun tempat tinggal permanen bagi para warga yang rumahnya hancur karena gempa.
Sementara, pengurus IIFPG DPR RI, Mia Lodewijk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di Cianjur. Dirinya berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban warga terdampak bencana.
“Semoga ini bisa membantu meringankan beban para korban dan ini menunjukkan sifat rakyat Indonesia yaitu tolong menolong. Karena bila ada bencana langsung menolong tanpa melihat dari mana asalnya,” katanya.
Pada kesempatan sama, Kepala Desa Ciputri Nia Novi Hertini menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh IIFPG DPR RI. Dia menyatakan, bantuan ini bisa meringankan beban yang dialami warganya karena gempa tersebut.
Adapun anggota atau tim IIFPG yang datang langsung ke lokasi pengungsian, yakni Tuty Ganinditho, Eny Misbakhun, Hajrah Hamka, dan Rita Ace Hasan Syadzili.