Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bidik Sektor Kesehatan, Menko Luhut Targetkan Rebut Pasar Domestik Rp 250 Triliun
  Bambang Soetiono   26 Juni 2021
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan. //ANTARA//

kabargolkar.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan, pemerintah tengah fokus membidik sektor kesehatan. 

Sebab, selama ini, mayoritas obat-obatan diimpor dari luar negeri. Di sisi lain, banyak masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke negara-negara tetangga. Dalam setahun, perputaran industri kesehatan Rp 409 triliun. Dari jumlah itu, sebagian besar diiimpor. 

“Kalau kita bisa dapat dalam dua tahun ke depan, Rp 250 triliun untuk industri obat farmasi dalam negeri, itu sama dengan investasi US$ 20 miliar dari kantong kita sendiri," jelas Luhut saat menjadi narasumber MNC Forum LVII, Kamis (24/6/2021). 

Dia menambahkan, rumah sakit internasional yang bekerja sama dengan top hospital di dunia pun bakal dibuka di Bali dan Jakarta. 

Di sisi lain, dia menyatakan, pemerintah siap menggandeng MNC Group dalam pemulihan ekonomi nasional. "MNC Group makin hari makin matang, sehingga bisa menyampaikan pesan untuk keselamatan kita bersama, ayo kita patuhi program yang diserukan pemerintah," ujar Luhut. 

Dalam paparannya bertajuk 'Strategi & Kebijakan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI', Luhut mengajak seluruh masyarakat untuk taat protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19. Seperti diketahui, angka kasus Covid-19 kembali meningkat akhir-akhir ini. 

"Saya minta Pak Hary Tanoe, teman-teman, jangan lupa jaga jarak, tidak usah ke crowd dahulu. Kalau kita patuh protokol kesehatan, dengan program vaksin yang sudah bagus, mestinya segera melandai lagi," kata pria kelahiran Toba, Sumatra Utara, 28 September 1947 itu. 

Luhut menegaskan, kondisi ekonomi Indonesia tidak terlepas dari pandemi Covid-19. "Sebenarnya, kita sudah mulai recovery ekonominya. Kuartal I-2021, kita memang minus, tetapi kami prediksi kuartal II tumbuh 6%," kata Luhut. 

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah terus menggenjot investasi di Tanah Air. Luhut menyebutkan sejumlah investasi yang menjadi perhatian pemerintah, yaitu infrastruktur, hilirisasi sumber daya alam, pengembangan baterai lithium, sektor kesehatan dan penurunan emisi karbon.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo sangat mengapresiasi kinerja pemerintah dalam mendorong investasi di berbagai bidang industri dan sektor digital di Tanah Air. "Kami juga baru tahu, begitu banyak investasi yang sudah dilakukan. Masif sekali, sangat luar biasa," ujar Hary. 

Hary sudah lama mengenal Luhut, sehingga tak ragu lagi dengan kemampuan dan kepemimpinannya. "Saya mengenal Pak Luhut ini sudah lama. Jadi, memang beliau itu petarung, well-respected. Pak Luhut ini juga pencetus Bangga Buatan Indonesia. Sangat bagus, dan sekarang banyak diikuti oleh swasta juga," tutur dia. 

Pada kesempatan tersebut, Hary menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Luhut, karena telah memberikan pencerahan kepada 2.230 peserta webinar tersebut, yang merupakan karyawan yang merupakan para pimpinan MNC Group tersebut. "Terima kasih sekali atas waktu Bapak, pencerahan Bapak, kesedian Bapak. Sangat luar biasa. Ini semua hadir all decision maker di media dan yang lain-lain, semua ada di sini," pungkas Hary.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.