Dirga menjelaskan kadar antibodi akan meningkat ketika pertama kali mendapat suntikan vaksin, namun selanjutnya akan menurun seiring berjalannya waktu. Kendati demikian, ia melanjutkan, orang yang telah menjalani vaksinasi sel memorinya akan kembali aktif dan kadar antobodinya akan meningkat lagi ketika tertular virus.
Dia juga menegaskan fokus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 lebih penting dibandingkan memberikan suntikan dosis ketiga vaksin mengingat Indonesia belum mencapai target untuk memvaksinasi 208 juta penduduknya.
Sebelumnya, sebuah penelitian di Tiongkok yang diterbitkan di medRxiv menunjukkan antibodi yang dihasilkan tubuh setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac mengalami penurunan dalam enam bulan.