“Anggota delegasi G20 antusias menyaksikan videorama yang menerangkan perkembangan industri furnitur Indonesia yang telah menggunakan bahan baku yang berasal dari sumber lestari dan berkelanjutan dan perannya dalam mendorong penggunaan bahan baku kayu yang legal,” paparnya.
Selain itu, mereka menunjukkan kekagumannya terhadap produk furnitur Indonesia yang dipamerkan. “Kami juga menampilkan demo menganyam rotan dan delegasi G20 sangat tertarik melihatnya bahkan sebagian delegasi mencobanya sendiri,” tandasnya.
Menurut Ari, pameran ini merupakan kegiatan pertama yang diikuti anggota HIMKI setelah pandemi Covid-19. “Harapan kami, eksibisi ini dapat membuka awareness anggota G20 akan kemajuan dan kualitas industri furnitur Indonesia yang menggunakan bahan baku yang dapat ditelusuri sumbernya,” pungkas Ari.