Menperin Agus Gumiwang: CPNS Kemenperin Harus Tangkas dan Kolaboratif
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Kabinet
Dari contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa ASN Kemenperin dituntut untuk mampu memahami dan mendalami berbagai permasalahan yang dihadapi sektor industri untuk dapat memproteksi industri dalam negeri agar semakin tumbuh serta meningkatkan kontribusi terhadap sektor ekonomi. Pada Triwulan I – 2022, sektor industri pengolahan nonmigas tumbuh mencapai 5,47%, melebihi pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,01%.
“Oleh karena itu, SDM aparatur Kemenperin harus dapat memahami dinamika sektor perindustrian dan perekonomian secara global. Setiap ASN juga perlu adaptif terhadap teknologi dan perubahan yang terjadi untuk menjawab tantangandigitalisasi dan meningkatkan kinerja pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, efektif, efisien, dan optimal,” tegas Menperin.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo menyampaikan, sebanyak 749 orang CPNS yang mengikuti Inspiring Lecture dan Pembukaan Latsar CPNS merupakan peserta yang dinyatakan lulus tahap akhir dari seleksi yang diikuti oleh 31.937 pelamar.
“Dari jumlah tersebut, terdapat 12 orang dari formasi disabilitas sebagai bentuk komintken kami untuk menciptakan iklim kerja yang inklusif. Kami juga turut berbangga dengan adanya 69 orang yang merupakan lulusan dari politeknik yang ada dibawah naungan Kementerian Perindustrian,” jelas Dody.
Selain CPNS hasil rekrutmen tahun 2021, Kemenperin juga memperoleh 60 CPNS lulusan dari Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN yang ditempatkan sebagai tenaga teknis pengelola keuangan. Sehingga saat ini terdapat 809 CPNS di Kemenperin.
Sekjen Kemenperin menjelaskan, para CPNS selanjutnya akan mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS). Kegiatan ini merupakan pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
“Latsar CPNS pada tahun 2022 dibagi menjadi 20 angkatan dan diselenggarakan secara Blended Learning dengan tahapan: Massive Open Online Courses (MOOC) yang difasilitasi oleh Lembaga Administrasi Negara, Distance Learning, Habituasi di satuan kerja masing-masing, Klasikal serta Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT),” pungkas Dody.