Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Menko Luhut Ungkap Langkah Konkret Pemerintah Dorong Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas
  Bambang Soetiono   19 Juli 2022

kabargolkar.com - Presiden Jokowi menginstruksikan agar pemerintah dapat fokus mengelola kawasan lima
Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Adapun lima DPSP tersebut meliputi Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang.

Untuk pertama kalinya peringkat Indonesia menurut Travel & Tourism Development Index (TTDI) lebih tinggi dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia. Peringkat ini tercapai dua tahun lebih cepat dari target RPJMN, yaitu peringkat 29-34 pada 2023.

“Target kita harus 60-70 persen pendapatan pariwisata adalah dari turis domestik,” jelas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan pada Rakornas Pengembangan 5 DPSP di Jakarta pada Jumat (15/7/2022).

Pada 2022, pemerintah melakukan percepatan transformasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di lima DPSP. Pemerintah menekankan pada lima poin penting di antaranya, percepatan penyelesaian pengembangan lima DPSP dan penerapan ekonomi biru, hijau, dan sirkular. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan percepatan pendirian Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) dan investasi, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sertifikasi Internasional, dan sinergi holding BUMN pariwisata dengan Kementerian/Lembaga/Pemda.

Berdasarkan indikator quality tourism, terdapat 3 destinasi pariwisata yang memiliki nilai indeks tertinggi yaitu Nusa Dua, Ubud, dan Bintan. Adapun indeks di 5 DPSP masih perlu peningkatan.

Indikator quality tourism ini akan menjadi tolak ukur tingkat pengembangan DPSP. “Untuk infrastruktur akan terus kita benahi, hotel dan sebagainya. Ini nanti akan membuat pariwisata menjadi naik,” ungkap Menko Luhut.

Quality tourism meliputi destinasi dan pelaku usaha yang mampu memberikan kepuasan pada wisatawan. Dalam hal ini, kepuasan wisatawan harus memperhatikan aspek sustainability dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Guna mewujudkan quality tourism Indonesia yang berdaya saing di tingkat global, diperlukan peningkatan kualitas SDM di sektor pariwisata melalui sertifikasi bertaraf Internasional. Dalam memastikan terlaksananya sertifikasi SDM, diperlukan sinergi antara Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (MRA-TP).

Dalam penerapan ekonomi biru, hijau, dan sirkular pemerintah akan menerapkan penggunaan kendaraan listrik di kawasan lima DPSP. Selain itu, pemerintah juga akan fokus dalam membenahi pengelolaan sampah, penerapan instrumen ekonomi lingkungan hidup, dan penggunaan EBT pada atraksi wisata, desa wisata, hotel, atau pelaku UMKM. Pemerintah juga akan meningkatkan investasi berbasis lingkungan dan ekonomi inklusif pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kita juga telah melaksanakan pemasangan SPKLU di Borobudur dan Labuan Bajo. Uji coba bus listrik milik PT INKA di Borobudur ini akan ada sampai Desember 2022,” tutur Menko Luhut.

Pembentukan Jamkrida (Jaminan Kredit Daerah) di Jawa tengah, NTT, dan NTB berpotensi membantu penyaluran kredit UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sedangkan Jamkrida untuk provinsi Sumatera Utara dan Sulawesi Utara rencananya akan dibentuk pada November 2022. Diharapkan Jamkrida di 5 DPSP dapat mendukung pengembangan UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.