Kabar Golkar

Menperin Agus Gumiwang: Penyediaan SDM Bagian Investasi Pengembangan Industri

Oleh · · Kabar Kabinet

Menperin Agus Gumiwang: Penyediaan SDM Bagian Investasi Pengembangan Industri
Menperin Agus Gumiwang: Penyediaan SDM Bagian Investasi Pengembangan Industri

Agus menyampaikan keberhasilan program pendidikan dan pelatihan vokasi karena terjalinnya kemitraan antara lembaga pendidikan dan pelatihan dengan industri. 

Diharapkan mengurangi permasalahan mismatch supply dan demand penyediaan SDM industri. 

”Kami juga tidak segan belajar dari negara-negara sahabat yang berhasil mengelola pendidikan vokasi yang baik dan terbangun sehingga kami juga mendapatkan best practice nya,” tambahnya. 

Sementara itu, Sekretaris Negara dan Direktur Ketenagakerjaan Swiss, Boris Zürcher mengatakan, Swiss telah berkolaborasi dengan Indonesia dalam pengembangan keterampilan yang menjadi prioritas utama untuk program kerja sama Swiss selama 50 tahun. 

“Kami sangat bangga untuk melanjutkan kolaborasi ini melalui Kerja Sama Ekonomi dan Program Pembangunan Swiss dengan Indonesia. Kami berharap dapat melanjutkan kemitraan yang sukses ini dengan Indonesia, khususnya Kementerian Perindustrian,” ujar Boris. 

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ina Lepel mengungkapkan, pemerintah Jerman selama ini telah memberikan dukungan kepada Indonesia dalam menerapkan peraturan dan strategi TVET nasional yang mencakup reformasi yang signifikan serta untuk memastikan penerapan pendekatan berbasis permintaan. 

“Inilah salah satu faktor kunci keberhasilan visi Indonesia di balik reformasi TVET. Platform yang diluncurkan hari ini juga penting untuk menyoroti peran penting sektor swasta dalam pengembangan sumber daya manusia dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas,” kata Ina. 

Kemudian, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI), Restu Yuni Widayati memaparkan, bahwa BPSDMI sudah menginisiasi penggunaan teknologi 4.0 sejak diluncurkannya program Making Indonesia 4.0 dengan menerapkan kurikulum 4.0 hingga assessment TVET 4.0-nya. 

“Kemitraan dengan industri menjadi faktor kunci suksesnya penyelenggaraan program vokasi industri. BPSDMI secara konsisten memfasilitasi industri untuk berperan aktif mendukung program vokasi di Indonesia yang ditunjukkan melalui pemanfaatan Super Tax Deduction,” pungkas Restu.