Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran guna Wujudkan Transformasi Digital
  Muzaki   09 Juli 2025
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, (7/7). Foto: RRI

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) butuhkan tambahan anggaran untuk melaksanakan program-program prioritas kementerian pada tahun 2026.

Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen Jakarta, Senin (7/7/25), Kemkomdigi mengusulkan penambahan anggaran Rp12,6 triliun dari pagu indikatif anggaran tahun 2026 yang ditetapkan Rp7,75 triliun.

"Untuk mendukung pelaksanaan program-program prioritas, kami membutuhkan tambahan anggaran dari pagu indikatif Kemkomdigi Tahun Anggaran 2026," kata Menkomdigi Meutya Hafid dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa, (8/7/25).

Kemkomdigi membutuhkan tambahan anggaran untuk membangun sarana akses internet di wilayah Papua, menjamin keberlanjutan Pusat Data Nasional (PDN), dan mengakselerasi pengembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari transformasi digital nasional. 

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa ketiga hal itu merupakan bagian integral dari upaya pemerintah membangun Indonesia yang inklusif secara digital dan tidak tertinggal dalam kompetisi global.

Tambahan anggaran Kemkomdigi tahun 2026 rencananya dialokasikan untuk program pengembangan dan penguatan infrastruktur, ekosistem, dan ruang digital, termasuk pengamanan ruang digital, komunikasi publik dan media, serta dukungan manajemen.

Program-program ini ditujukan untuk mewujudkan konektivitas digital yang inklusif, ekosistem digital yang memberdayakan, serta ruang digital yang aman dan berdaulat.

Dalam rapat kerja dengan DPR, ia juga menyampaikan bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024 Kemkomdigi mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Meutya menyatakan bahwa Kemkomdigi berkomitmen untuk mempertahankan predikat tersebut dengan melaksanakan seluruh rekomendasi BPK dalam pelaksanaan anggaran belanja.

Selain itu, Kemkomdigi menjadi penyumbang penerimaan negara bukan pajak kementerian/lembaga terbesar pada kuartal pertama 2025 dengan kontribusi Rp8,66 triliun per 4 Juli 2025.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.