"Peningkatan kapasitas produksi kita dari 260 ribu barel per hari naik menjadi 360 ribu barel per hari dengan kualitas yang lebih baik, standar Euro 5. Yang berikutnya terintegrasi juga dengan terminal BBM Tanjung Batu dengan volume 125 ribu kiloliter yang bisa melayani distribusi ke Indonesia bagian timur serta pembangunan tangki di Lawe-Lawe yang menampung 2 juta barel BBM sebagai penampungan," ungkap Simon.
Simon menegaskan bahwa peresmian proyek infrastruktur energi terintegrasi ini merupakan tonggak sejarah dan hasil kerja panjang anak bangsa untuk meningkatkan kemandirian energi.