Kabargolkar.com - Berlokasi di Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, kami
dari Kabargolkar.com berkunjung ke "Rumah Cuklik'' yang berlokasi percis di sebelah sisi selatan lereng Gunung Salak, ini langsung disambut oleh Para Jemaah Mesjid Aki Sukaemi bin Nur Hassan tepat pukul 17.40, Senin (6/9/2021) petang.
Mesjid Aki Sukaemi bin Nur Hassan sendiri adalah salah satu bangunan fisik di dalam 'Rumah Cuklik' yang berbentuk unik karena dibangun di atas kolam ikan sehingga terlihat seperti bangunan terapung.
Ketika memasuki waktu Adzan Magrib, Pemilik sekaligus pengelola Rumah Cuklik, Kang Agun Gunandjar Sudarsa baru tiba, beliau langsung berseru, "Selamat Datang Kang Khalid di Rumah Cuklik." sapa Kang Agun yang kebetulan baru saja turun dari Mobil untuk bergegas melaksanakan Shalat Magrib berjemaah.
Setelah Shalat Magrib berjemaah, kami bersilaturahmi bersama adik adik Rumah Oyag binaan Kang Agun, kami pun mulai melakukan ramah tamah sekaligus berbagi pengalaman kepada para Jamaah juga para santri Rumah Oyag.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, alhamdulillah malam ini bad'ha shalat magrib, kita kedatangan tamu yang akan berbagi pengalaman kepada adik adik Rumah Oyag disini. Semoga dengan adanya pengalaman dari yang datang kesini bisa mengambil hal hal baik dari cerita ceritanya,'' Ungkap Kang Agun.
Lebih lanjut, Senior Partai Golkar ini berbagi pesan kepada para jemaah yang ada di mesjid, soal pelajaran hidup bagi manusia untuk mengambil hikmah seperti yang dilakukan oleh hewan lebah.
''Lebah hanya mengambil yang inti dan membiarkan yang lain. Lebah tahu, yang menjadi kebutuhannya hanyalah saripati, bukan yang lainnya. Ini mengajarkan bahwa setiap manusia harus mengambil sesuatu yang baik dan halal. Sebab, mengambil hak yang lain hukumnya adalah haram,'' jelas Kang Agun
Pelajaran dari lebah inilah yang menjadi pedoman bagi Kang Agun soal pentingnya menjadi Manusia Merdeka, belajar dari apa yang seperti lebah lakukan, yaitu mengambil dan mengeluarkan yang baik.