Kabargolkar.com - Majunya Prabowo Subianto sebagai capres mendatang untuk ketiga kalinya dalam perhelatan akbar Pilpres. Tentu ini merupakan keputusan yang agaknya tidak mudah nan nekat dalam pandangan awam.
Hal itu diutarakan oleh salahsatu kader partai Golkar DKI Jakarta, Berlian Benyamina Rungkat dalam pandangannya mengenai sosok Prabowo Subianto ihwal kesiapannya dalam maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
''Kesiapan majunya Prabowo menunjukkan nasionalisme, militansi, semangat juang, keberanian dan kerelaan sosok Prabowo dalam mengabdi untuk Tanah Air,,' Ujar Berlian Benyamina Rungkat dalam siaran persnya, Kamis (26/10/23).
''Pandangan ini bukan tanpa dasar yang mana berangkat dari sifat keprajuritan patriotik seorang Purnawirawan,'' tambahnya.
Perempuan yang biasa disapa Lia Rungkat ini juga menjelaskan soal jiwa patriotik yang dimiliki oleh Prabowo Subianto tersebut, yang menurutnya sosok Prabowo seorang nasionalis dan patriotik sejati yang jauh dari sifat pragmatis.
''Oleh sebab itu tidak bisa menggunakan variabel pragmatism politik dalam menilai pilihan Prabowo untuk maju sebagai capres 2024, jika majunya Prabowo diasumsikan hanya karena dorongan sejumlah kelompok elit maupun egoisme politik sosok Prabowo,'' Jelas Lia Rungkat.
''Pilihan ini merupakan tampilan sikap kenegarawanan dan rasa kecintaannya terhadap Tanah Air. Mimpi tentang bangsa Indonesia yang damai, aman, adil, sejahtera, bermartabat,'' Ungkap Lia Rungkat menambahkan.
Lebih lanjut, Lia Rungkat juga menyoroti akan jiwa kepemimpinan Prabowo Subianto menjadi urgensi kepemimpinan Indonesia masa depan.
''Bangsa ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki kapasitas dan seni kepemimpinan yang mampu menjadikan Indonesia disegani dalam pergaulan komunitas internasional,'' terangnya
Soal kepemimpinan ini pula yang menurut Lia Rungkat bahwa semua itu sejatinya berpijak pada amanat UUD 1945 dan Pancasila. Dan akan berujung pada terakomodirnya kepentingan nasional.
''Karakteristik kepemimpinan militer Prabowo Subianto ditekankan pada keberanian, kepribadian baik yang menonjol, kesetiaan, kemampuan profesional, semangat dan tanggung jawab serta kesiapan dalam menghadapi situasi terburuk, dan ini sesuai dengan semangat UUD 1945 dan Falsafah negara Pancasila,'' ungkap Lia Rungkat.
''Prabowo merupakan pemimpin yang mampu mengkombinasikan antara, "the man of action" dengan "the man of intellect".'' Pungkas Lia Rungkat.