Ahmad Doli Kurnia Tandjung adalah sosok politisi yang menarik dan inspiratif, dengan minat khusus dalam dunia matematika yang telah membawanya meraih kesuksesan di bidang akademik dan politik.
Doli yang sejak sekolah dasar memiliki nilai yang relatif bagus di pelajaran matematika dan eksakta pada akhirnya mantap mengambil jurusan fisika saat SMA.
Doli yang lahir dan besar di Medan, Sumatera Utara, namun perlu dicatat bahwa minatnya tidak terjadi karena tekanan dari luar atau dorongan untuk menjadi "geek" matematika. Dia tidak tergila-gila pada matematika, tapi Doli menikmati proses belajar matematika dengan alamiah, menganggapnya sebagai tantangan yang menarik. Tak heran jika langkah politiknya penuh kalkulasi, terarah dan terstruktur bersama Partai Golkar. Kini dia menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR-RI dan Waketum DPP Partai Golkar. Agaknya pola pikir matematis turut mendominasi jalan hidup Doli secara sadar atau tidak disadarinya.
Menempuh pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Medan, sekolah favorit yang memberikan lingkungan belajar yang mendukung mengantarkannya pada kelas fisika. Dimana biasanya siswa yang masuk kelas fisika berorientasi pada jurusan Teknik saat jenjang kuliah, dan tujuannya tentu Institut Teknik Bandung (ITB).
Demikian halnya dengan Doli, ditahun pertama ia mendaftar di tiga jurusan (Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Fisika) di ITB dan dia menemui kegagalan. Sebenarnya doli diterima di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung / STT Telkom, namun setelah menimbang faktor ikatan dinas dan tidak sesuai dengan cita-cita akhirnya Doli mengundurkan diri.
Lantas, selama setahun berikutnya Doli menghabiskan hari-harinya menyambangi dua bimbingan belajar (bimbel) untuk memperkuat amunisi tempur di seleksi mahasiswa baru berikutnya.
Doli agaknya lebih matang dalam memilih jurusan ditahun keduanya, "Nah ditahun kedua agak mulai realistis, saya pilihan pertama di ITB - Teknik Fisika, pilihan kedua Matematika-Unpad, tidak ada pilihan ketiga. Alhamdulillah lulus di Matematika-Unpad" pungkasnya.