Kabargolkar.com - Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Syafaat Perdana, berbicara mengenai pentingnya loyalitas dan komitmen bagi politisi muda dalam kehidupan politik. Dalam perbincangannya, Syafaat menekankan bahwa Golkar, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto, selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.
"Perlu dicatat bahwa yang pertama mendorong Mas Gibran bersanding dengan Pak Prabowo itu Golkar, jangan salah. Itu jadi catatan penting yang perlu kita rasakan. Apa yang beliau, Pak Airlangga, rasakan ketika di saat tidak menjadi calon presiden untuk mendukung calon lain sebagai presiden itu menurut saya catatan yang penting," kata Syafaat dalam episode terbaru Podcast Golkar2024.
Syafaat juga menyoroti sosok Airlangga sebagai seorang ksatria. "Airlangga sosok ksatria, seperti kita nggak boleh lupa karena pada saat hasil Rampinas Golkar diserahkan kepada calon presiden dan wakil presiden, Pak Prabowo pidato nggak bicara visi misi kenegaraan tapi hanya mengapresiasi jiwa ksatria Ketum Golkar."
Menurutnya, langkah strategis yang diambil oleh Airlangga Hartarto merupakan catatan kunci yang tidak boleh dilupakan. "Jadi menurut saya, catatan itu tidak boleh hilang, memori itu harus terus disegarkan. Langkah strategis yang Airlangga Hartarto ambil ini menurut saya menjadi catatan kunci," ujar Syafaat.
Selain itu, Syafaat mengajak para anak muda untuk berani terjun ke politik dengan loyalitas dan komitmen yang tinggi terhadap negara serta partainya. Anak muda harus berani terjun ke politik dengan loyalitas dan komitmennya untuk negara serta partainya.
"Jangan kita bicara anak-anak muda terus orang tuanya ditinggal, itu konyol juga. Nggak boleh jadi yang tua dihormati, yang muda disayang. Banyak hal luar biasa kita belajar dari senior," pesannya.
Melalui diskusi ini memberikan pandangan yang mendalam tentang pentingnya peran generasi muda dalam politik, serta bagaimana mereka dapat belajar dan berkembang dengan menghormati senior mereka, sambil tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.