Kabargolkar.com - Dewan Pembina Depinas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Robinson Napitupulu mengatakan, pembenahan Partai Golkar harus dilakukan demi soliditas kembali diantara para kader khususnya yang tergabung di Trikarya atau Organisasi Pendiri Partai. Sebab, beberapa kasus hukum yang yang menjerat beberapa Kader Partai, sejatinya telah merusak citra partai.
Khusus SOKSI, menurut Robinson keberadaanya harus benar benar dirangkul karena memiliki basis massa besar yang militan. Sehingga hubungan yang perlu dijaga antara elite Partai Golkar dengan Pimpinan di Depinas SOKSI sangat harus diintensiftkan.
"Untuk menaikkan elektabilitas SOKSI sebagai Ormas pendiri Partai Golkar, ini jangan ditinggal dan harus dirangkul karen bassis massa ada di soksi yang dapat menggerakan mesin partai sampai ke tingkat akar rumput. Dan golkar harus benar benar bersih bebas dari koruptor serta jagan ekslusif harus dekat kepada Rakyat. Waktu masih tersisa tiga tahun lagi, Saya kira para Elite Partai Golkar dengan Pimpinan Depinas mesti mengintesifkan silaturhami,'' Tegas Robinson Napitupulu dalam wawancara dengan Kabargolkar.com Via Telpon, Senin (25/10/2021).
Soliditas Kader
Partai Golkar sebagai agen demokrasi yang berupaya menjalin integrasi antara elit politik dan Para Kader berupaya maksimal untuk secara aktif memperjuangkan kepentingan publik (public interest). Bagi Robinson Napitupulu, Partai Golkar tidak perlu menghindari perbedaan-perbedaan yang hadir dalam internal Kader oleh karena latar belakang individu yang berbeda-beda dalam persepsi maupun bersikap.
Pimpinan Golkar justru hadir sebagai katalisator di tengah-tengah perbedaan ini, untuk mengelola dan memelihara kemajemukan (pluralism): demi Soliditas dan harmonis. Perjuangan Partai Golkar demi mewujudkan cita-cita luhur tersebut ditempuh secara konsisten, dan dengan tak lupa pula merangkul semua unsur kader dari Trikarya manapun. Meski tak dapat dipungkiri masih terdapat polemik atau konflik di sana-sini, partai berlambang beringin ini mesti tanpa kenal lelah dan menyerah selalu memperjuangkan etos sebagai Partai Kader tersebut,'' Urai Robinso.
Sebagai partai besar yang secara dewasa menerapkan edukasi politik pada publik, Partai Golkar menyediakan ruang partisipasi bagi setiap elemen kepartaiannya untuk dapat berkontribusi demi menghadapi tantangan kemajuan zaman. Hal ini juga menjadi catatatn penting bagi Para Elite di Lingkup Trikarya untuk saling menjaga kekompakan dan keharmonisan.
"Bagi Saya kekompakan dan kebersamaan antara Ormas Pendiri ini perlu ditingkatkan kembali demi menjaga soliditas ke Partai Golkar. Sudah tidak untungnya menimbulkan ketegangan terus apalagi sampai menjaga terpelihara terus konflik diantara Ormas Pendiri, sekali lagi ini harus disetop dengan mengedepankan kedewasan dan kearifan Partai Golkar yang telah tahan uji selama 5 dekade bergelut di kancah politik Indonesia,'' Tutup Robinson Napitupulu