Kabar Golkar

Ketua Umum DPP Satkar Ulama, Idris Laena: Kita Akan Menjembatani Kepentingan Ulama Dan Umara

Oleh · · Kabar Karya Kekaryaan

Ketua Umum DPP Satkar Ulama, Idris Laena: Kita Akan Menjembatani Kepentingan Ulama Dan Umara
Ketua Umum DPP Satkar Ulama, Idris Laena: Kita Akan Menjembatani Kepentingan Ulama Dan Umara

Diakui perjalanan panjang telah mewarnai organisasi ini. Untuk ke depan, menurut Idris, atas petunjuk Ketua Umum Golkar, Satkar Ulama bertekad untuk mengembangkan jati dirinya. Ada 3 program prioritas yang akan dikaryakan untuk mencapai tujuan itu. 

Disebutkan 3 hal itu adalah, ‘pertama’, melakukan reposisi organisasi. Satkar Ulama dikatakan ingin kembali ke ummat. Untuk itu organisasi ini akan melakukan kerja sama dengan pengurus dan jamaah masjid, musholla, dan kelompok-kelompok ummat Islam lainnya. ‘Kedua’, revitalisasi dan reaktualisasi organisasi. Idris menganggap organisasi ini tidak hanya mengurus masalah pembinaan ummat dalam keagamaan namun juga menginginkan agar ummat Islam memahami paham kebangsaan. Untuk itu Satkar Ulama gencar melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, kepada anggotanya di berbagai tempat. “Sebelum acara ini kita melakukan sosialisasi”, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Satkar Ulama juga akan melakukan pemberdayaan ummat lewat berbagai pelatihan kewirausahaan. Ini dilakukan agar ummat Islam mampu berpartisipasi dalam pembangunan bangsa terutama dalam masalah perekonomian. ‘Ketiga’, rekonsolidasi organisasi. Menurut Idris organisasi ini harus diperluas jaringannya. Ia ingin agar struktur yang ada sampai desa. “Kita ingin membentuk majelis dzikir di desa-desa”, ungkapnya. Bila semua desa ada majelis dzikir maka ada 14.000 majelis dzikir tersebar di Indonesia.

Dirinya bersyukur, Satkar Ulama memiliki sayap-sayap sendiri. Disebutkan sayap-sayap itu seperti Wanita Satkar Ulama, Angkatan Muda Satkar Ulama, Garda Satkar Ulama, dan Majelis Dzikir. “Selepas munas, animo masyarakat sangat tinggi untuk bergabung ke dalam Satkar Ulama”, ungkapnya. “Sebentar lagi ada 17 provinsi akan dilakukan pelantikan Satkar Ulama”, tambahnya.

Pada malam itu, 31 Maret 2022, Pengurus Satkar Ulama Periode 2021-2026 secara resmi dilantik oleh Airlangga Hartarto. Dengan demikian sah sudah kepengurusan itu. Kepada Buya, panggilan Airlangga kepada Idris, dirinya mendorong agar organisasi ini terus untuk menjadi jembatan antara ulama dan umara.