KabarGolkar – Musyawarah Daerah (Musda) ke II KOSGORO 1957 Provinsi Maluku menjadi momentum dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah pembangunan daerah yang selaras dengan agenda nasional di tengah dinamika global yang saat ini tidak menentu.
Agenda tersebut berlangsung di Zeth Hotel, Kota Ambon, jumat (2/4/26), yang dihadiri oleh jajaran pimpinan KOSGORO 1957 tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Maluku, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah.
Usai pelaksanaan MUSDA, kegiatan dilanjutkan dengan forum dialog yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PPK KOSGORO 1957, Dr. Dave A. F Laksono.
Forum ini juga menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah daerah, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku oleh Sekretaris Daerah, Pemerintah Kota Ambon oleh Sekretaris Kota, serta pengurus DPD Partai Golkar Maluku.
Dalam paparannya, Dave Laksono menekankan pentingnya menjaga stabilitas pembangunan nasional di tengah ketidakpastian global, yang saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti geopolitik dan dinamika ekonomi dunia.
Menurutnya, daerah memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan nasional melalui kebijakan yang adaptif dan berbasis potensi lokal.
“Stabilitas pembangunan harus dijaga melalui sinergi antara pusat dan daerah. Di tengah ketidakpastian global, kita perlu memperkuat fondasi ekonomi nasional dari daerah,” kata Dave dalam forum tersebut.
Lebih lanjut, Dave juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan, yang dinilai sangat relevan dengan karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan.
Menurutnya, potensi sektor kelautan, harus dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta memperkuat daya saing daerah.
Forum dialog yang berlangsung dinamis tersebut juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara organisasi, pemerintah, dan kader dalam merumuskan langkah-langkah konkret pembangunan daerah ke depan.
Melalui MUSDA II ini, KOSGORO 1957 Maluku diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai bagian dari elemen strategis pembangunan nasional, sekaligus menjadi mitra aktif pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan.