Jakarta, KabarGolkar – Tahapan pendaftaran bakal calon Ketua Umum Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 memasuki tahap akhir. Panitia Musyawarah Besar (Mubes) BMK 1957 memastikan Rizky Maulana telah resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Umum BMK 1957.
Ketua Steering Committee (SC) Bidang Pemilihan Ketua dan Verifikasi Peserta Panitia Mubes BMK 1957, Filsa Praseptia, mengatakan pengembalian formulir dilakukan pada Rabu (5/8/2026). Pengembalian tersebut berlangsung tepat pada hari terakhir masa pendaftaran calon ketua umum.
"Saudara Rizky Maulana telah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Umum BMK 1957," kata Filsa dalam keterangannya, Rabu (5/8/26).
Filsa menerangkan, panitia Mubes telah menetapkan batas akhir pengembalian dokumen pendaftaran pada Rabu, 5 Agustus 2026, hingga pukul 18.00 WIB. Setelah masa pendaftaran berakhir, seluruh dokumen yang masuk akan diperiksa untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaiannya dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
"Batas akhir pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua Umum BMK 1957 adalah hari ini, 5 Agustus 2026, sampai pukul 18.00 WIB. Selanjutnya panitia akan melakukan verifikasi terhadap seluruh persyaratan yang telah diterima," ujarnya.
Rizky Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
Rizky Maulana menyampaikan bahwa keputusan maju dalam kontestasi Ketua Umum BMK 1957 merupakan bagian dari ikhtiarnya untuk meneruskan kepemimpinan Ketua Umum BMK 1957 saat ini, Ilham.
Selain melanjutkan kepemimpinan organisasi, Rizky membawa semangat untuk memperluas kesempatan bagi generasi muda agar dapat terlibat lebih aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Saya berikhtiar untuk melanjutkan kepemimpinan Ketum Ilham di BMK agar dapat membuka peluang bagi anak-anak muda untuk turut berperan serta dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Rizky.
Apabila dipercaya memimpin BMK 1957, Rizky mengatakan dirinya akan mendorong program-program yang bersifat konkret dan memiliki dampak langsung. Beberapa bidang yang menjadi perhatian utama yakni pendidikan, lingkungan, serta ketahanan pangan.
Menurutnya, isu-isu tersebut perlu dibahas secara serius melalui ruang diskusi yang melibatkan berbagai pihak. Namun, pembahasan tersebut harus dilanjutkan dengan aksi nyata agar keberadaan BMK 1957 benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Ke depan kami berkomitmen menjalankan program-program konkret, terutama yang berkaitan dengan isu pendidikan, lingkungan, dan pangan. Semua itu akan dimulai melalui ruang-ruang diskusi yang kemudian dibarengi dengan aksi nyata agar BMK benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Panitia Pastikan Proses Berjalan Transparan
Dengan berakhirnya masa pengembalian formulir, panitia Mubes BMK 1957 selanjutnya akan menjalankan tahapan verifikasi administrasi terhadap seluruh bakal calon.
Proses tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam mekanisme pemilihan Ketua Umum BMK 1957.
Panitia berharap seluruh rangkaian Mubes dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan sesuai dengan aturan organisasi. Proses tersebut diharapkan berjalan hingga terpilihnya Ketua Umum BMK 1957 untuk periode berikutnya.