Politisi Golkar Ali Mochtar Ngabalin menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, setelah dilantik sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) pada hari Selasa (22/5/2018).[/caption]
KABARGOLKAR - Ketua DPP Golkar, Ali Mochtar Ngabalin resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) sejak hari Selasa (22/5/2018). Politisi kelahiran Fakfak 50 tahun yang lalu itu dilantik bersama enam orang lain sebagai pejabat eselon di lingkaran terdekat Presiden Joko Widodo.
“Puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT, hari ini Selasa (22/5/2018 kami keenam pejabat eselon I yang terdiri dari 4 orang Bapak dan Ibu Staf Khusus Presiden, dan kami 2 orang Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di lingkungan Istana, telah diterima secara resmi oleh Presiden Joko Widodo,” demikian pernyataan Ali Mochtar Ngabalin dalam wawancara di Jakarta pada hari Rabu (23/5/2018).
Ketua Bidang Pemenangan Wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara ini berterima kasih atas doa dan dukungan dari para koleganya. Baginya, doa dan dukungan ini penting agar para staf khusus Presiden Jokowi bisa bekerja dengan baik dan menunjukkan prestasi gemilang.
“Terima kasih atas doa dan dukungan para sahabat dan para senior, semoga kami bisa bekerja dengan baik dan menunjukan kinerja dan prestasi gemilang dalam melayani kebutuhan Bapak Presiden,” lanjutnya lelaki berdarah Bugis tersebut.
Ali Mochtar Ngabalin yang juga dikenal sebagai Ketua Umum DPP Badan Koordinasi Muballigh Indonesia (Bakomubin) itu menekankan bahwa tugas dan amanah yang diembannya sangat berat, mengingat tahun 2018 adalah tahun politik.
“Tidak gampang untuk menerima tugas dan amanah seberat ini di tahun politik. Demi kepentingan umat, bangsa dan negara, dengan berserah diri pada Allah SWT, kami semua tetap mengharapkan doa dan dukungan kawan, sahabat dan para senior serta masyarakat luas atas kerja-kerja berperadaban ini,” demikian tutup Ali Mochtar Ngabalin.