KabarGolkar.com- Kesamaan persepsi harus terlebih dahulu dilakukan seluruh elemen sebelum memutuskan soal pelaksanaan salat Idulfitri (Ied) di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Begitu dorongan yang disampaikan Wakil Sekretaris Dewan Etik DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar Deding Ishak dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (22/5)
Menurutnya, kesamaan persepsi maupun sudut pandang dibutuhkan sehingga masyarakat umum mendapat kejelasan tentang boleh tidaknya melaksanakan salat Ied secara berjamaah. Deding memandang, banyak cara yang bisa dilakukan sebelum keputusan diambil. Salah satunya meminta masukan dari para medis soal kondisi terbaru pandemi Covid-19.
“Kemudian para tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah pun perlu didengar pendapatnya soal shalat Idul Fitri ini,” ucap Mantan Anggota DPR RI tiga periode tersebut.
“Bila kebijakan yang diambil tidak jelas dalam pelaksanaan salat sunat Idulfitri akan membingungkan masyarakat. Boleh atau tidak harus dijelaskan detail,” pungkasnya.