26 September 2020
Soal Pengerahan Massa Pilkada di Tengah Pandemi, Golkar: Sudah Tak Relevan Lagi
  Bambang Soetiono
  15 September 2020
  • Share :
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto (Foto: Okezone)

kabargolkar.com, JAKARTA - Partai Golkar menyiapkan strategi kampanye terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

"Tahapan krusial dari pilkada tentunya adalah tahap kampanye, pola kampanye dengan pengerahan massa yang besar sudah tidak relevan lagi (di masa pandemi Covid-19)," kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam rapat bersama seluruh pimpinan DPD Partai Golkar seluruh Indonesia yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 secara virtual, Senin (14/9/2020).

Menko Perekonomian itu meminta kepada kader-kader partai berlambang pohon beringin di daerah yang menggelar pilkada untuk berinovasi dalam strategi kampanye untuk menarik suara masyarakat.

"Micro campaign dan door to door campaign serta pemanfaatan media dan IT harus menjadi pertimbangan utama," ujarnya.

Airlangga mengingatkan kembali kepada peserta rapat, bahwa Partai Golkar menargetkan 60 persen kemenangan dalam gelaran pilkada nanti. "Tolok ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan. Arti kemenangan bagi Partai Golkar sangat penting dan strategis," ucapnya.

Disisi lain, Ia memastikan bahwa Golkar selalu mendukung segala upaya dan kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

Menurutnya, saat ini pemerintah terus mematangkan dan mengevaluasi kebijakan new normal terkait pandemi Covid-19 dengan dengan menggunakan kebijakan rem dan gas dengan mempertimbangkan segala aspek kehidupan masyarakat.

"Pada dasarnya kebijakan new normal utamanya adalah untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 dan memutus mata rantai PHK," tutupnya.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.