Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Ungkap Pemulihan Ekonomi Tunjukkan Perbaikan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
  Bambang Soetiono   29 September 2020
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan pada acara Konferensi Pertama Mekanisme Konsultasi Belt and Road Antar Partai Politik Republik Rakyat Tiongkok-Indonesia yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin (28/9/2020). (F

kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai pemulihan ekonomi Indonesia telah menunjukkan perbaikan ke arah yang positif memasuki masa adaptasi kebiasaan baru. 

Airlangga mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara Konferensi Pertama Mekanisme Konsultasi Belt and Road Antar Partai Politik Republik Rakyat Tiongkok (RRT)- Indonesia yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin (28/9/2020). 

Perbaikan ekonomi, lanjut dia, terlihat dari penguatan berbagai indikator, seperti penguatan indeks pasar modal dan apresiasi nilai tukar rupiah, perbaikan PMI manufaktur, kenaikan indeks keyakinan konsumen, dan pertumbuhan penjualan ritel. 

Dengan modal ketahanan ekonomi yang lebih baik daripada banyak negara lain di dunia dan perbaikan berbagai indikator utama, kata Airlangga yang juga Menko Perekonomian, pemerintah Indonesia optimistis dengan langkah-langkah yang akan dilakukan dapat mencegah perekonomian terkontraksi lebih dalam lagi dan mempercepat pemulihannya. 

"Pemerintah Indonesia telah menyiapkan strategi serta menetapkan berbagai kebijakan dan program untuk tetap menggerakkan ekonomi dan menjaga sumber penghasilan masyarakat dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan," ujarnya, dilansir dari Antara. 

Indonesia dapat mengambil pelajaran dari Tiongkok meskipun tidak selalu dapat disamakan kondisinya. Negara tersebut berhasil menekan kasus dengan efektif sekaligus dapat mencapai pemulihan ekonomi dengan cepat. 

"Terbukti Cina mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif pada Kuartal II sebesar 3,2 persen," katanya. 

Pada bagian lain, konsep Belt and Road Initiative yang diluncurkan oleh Tiongkok, menurut Airlangga Hartarto, banyak negara yang tertarik untuk bekerja sama. Bagi Indonesia, konsep ini sejalan dengan konsep yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia, yaitu Poros Maritim Dunia. 

"Bagi Indonesia, konsep ini adalah upaya kami untuk memperkuat persatuan Indonesia sekaligus meningkatkan dan menyejahterakan rakyat Indonesia," kata Airlangga. 

Di tempat yang sama, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Luar Negeri Dave Akbarshah Laksono mengatakan kerja sama pemerintah Indonesia dan Tiongkok selama ini sudah banyak menguntungkan kedua belah pihak. 

"Belt and Road Initiative adalah salah satu langkah yang strategis guna mempercepat kerja sama ekonomi kedua negara," ujarnya. 

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG) itu juga mengapresiasi kerja sama vaksin antara Sinovac dan Biofarma guna mempercepat temuan vaksin untuk mencegah wabah COVID-19. 

Namun, kata Dave Laksono, kerja sama ini tidak hanya sampai pada pandemi ini, tetapi ke depan juga terus dapat terjalin kerja sama, khususnya dalam hal menghadapi persoalan pandemi yang bisa saja terjadi di lain waktu. 

Pertukaran informasi dan kerja sama penelitian, lanjut dia, akan didorong terus ke depan bagi Tiongkok dan Indonesia agar negara-negara Asia mampu menemukan vaksin maupun pencegahan dari virus-virus yang berpotensi menjadi pandemi pada masa depan serta mampu melindungi masyarakat seluruh dunia.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.