Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Tanda Bahaya dibalik Tingginya Survei Khofifah-Emil
  Kabar Golkar   05 Juni 2018
kabargolkar - Meski
hasil survei calon Gubernur –calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak tinggi tidak membuat Partai Golkar untuk bersantai diri. Partai berlambang pohon beringin tersebut justru menyatakan tanda bahaya dengan hasil survey tersebut. “Beberapa Hasil survei lembaga yang menempatkan Khofifah-Emil diatas angin bagi kita (Golkar) justru menjadi lonceng tanda bahaya, bahwa kita tidak boleh terlena,” tegas Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Harun Al Rasyid, di Surabaya, Senin (4/6). Menjelang hari pencoblosan yang kurang 22 hari lagi, Harun mengingat kepada seluruh kader dan pengurus Partai Golkar agar saling bakar semangat untuk melipatgandakan perjuangan dalam memenangkan Khofifah-Emil. Harun tidak menginginkan kenaikan hasil survey hanya satu digit saja, tetapi menargetkan kenaikan 2 digit lagi, sehingga lawannya susah mengejarnya. Untuk itu, semua kader dan relawan agar bahu membahu berjuang dan tidak saling menyalahkan. Tetapi saling menguatkan. “Kalau bagi banyak pengamat dengan hasil survey tersebut tidak boleh terlena, karena posisinya masih rawan.Untuk zona aman harus naik 2 digit,” katanya. Dalam memaksimalkan suara Khofifah-Emil, Harun akan bekerjasama dengan driver online, baik roda dua maupun roda empat. Mengingat jumlah driver online roda dua di Jatim mencapai 200 ribu, sementara roda empat mencapai 8000 driver. “Hampir sebanding dengan buruh. Mereka melek gadget. Saya lihat ini potensi. Kalau satu sama lain dikolaborasikan menjadi kekuatan yang luar biasa bisa, melengkapi perjuangan Khofifah untuk memenangkan Pilgub,” jelasnya. Harun optimis suara dari driver online akan berlipat ganda karena merea bisa sosialisasi ke keluarganya, lingkungan dekatnya. “Relawan ini kan bukan politisi sehingga apa yang ia miliki, semampunya dia baktikan untuk perjuangan Khofifah,” pungkasnya. Untuk diketahui, lembaga survey Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei pada 6-11 Maret 2018 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample dalam survei ini adalah 1200 responden dengan margin of error +/- 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Klaster survei ini menjangkau 29 kabupaten dan 9 kota di seluruh Provinsi Jawa Timur secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir. Sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa atau kelurahan terpilih. Survei ini menunjukkan bahwa berdasarkan pertanyaan dengan simulasi kertas suara, elektabilitas pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak (42.4 persen), unggul dari pasangan Saifullah Yusuf – Puti (35.8 persen), dengan undecided voters (21.8 persen). Metode pertanyaan dengan responden mencoblos kertas simulasi mempunyai validasi jawaban lebih baik dibandingkan jawaban responden yang disampaikan kepada interviewer survei. Tren elektabilitas kandidat dalam dua periode terakhir survei (menggunakan simulasi kertas suara) menunjukan pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak naik 3
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.