Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua MPR: Antisipasi Keadaan Terburuk dengan Memperkuat Kebersamaan
  Bambang Soetiono   12 Juli 2021
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Foto: MPR RI)
yang mengemuka adalah ketidakseimbangan total pasien dengan jumlah dokter dan tenaga medis yang terbatas. Saat rumah sakit rujukan disesaki oleh pasien Covid-19, pemandangan yang langsung bisa dibaca adalah kurangnya tenaga dokter dan tenaga medis untuk merawat semua pasien itu.

Dampak dari rumah sakit rujukan yang penuh oleh pasien Covid-19 sering kali sangat fatal. Sejumlah kasus sudah memberi fakta tentang hal itu. Tak hanya antrian panjang pasien, tetapi tak sedikit pasien yang tidak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhir.

Seorang pesohor yang terpapar Covid-19 harus menunggu berhari-hari untuk bisa mendapatkan perawatan di ICU rumah sakit rujukan. Kendati sempat mendapat perawatan, dia akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Di Kalurahan Krembangan, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), warga setempat, Kamis (8/7), mendapati jenazah Sutadbi (59) yang meninggal dalam kesendirian di dalam ruko. Tetangga hanya tahu bahwa almarhum sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Jenazah Sutadbi diketahui warga setempat ketika mengantar makanan untuknya. Di Bekasi, seorang tenaga kesehatan yang sedang hamil meninggal dunia juga karena terpapar Covid-19.

Ini hanya tiga contoh kasus yang menjelaskan betapa ada pasien Covid-19 yang nyata-nyata tak tertolong karena katerbatasan fasilitas kesehatan maupun tenaga dokter serta tenaga medis. Pasien yang tak tertolong bisa terdata di pemukiman padat perkotaan maupun hingga sudut-sudut desa.

Perkembangan pandemi di Jakarta pun mengkhawatirkan. Menurut Tim peneliti Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, 49,2 persen warga DKI Jakarta telah terpapar Corona. Selain itu, total kematian per hari di Jakarta akibat Covid-19 mencapai jumlah tertinggi pada Jumat (9/7), yakni 196 jiwa.

Semua orang pasti mengharapkan keadaan bisa segera membaik. Tetapi, pada saat bersamaan, semua orang harus mau memaknai data terkini tentang pandemi plus fakta lain tentang keterbatasan daya tampung rumah sakit rujukan, hingga keterbatasan jumlah dokter dan tenaga medis. Kalau tidak bijaksana menyikapi perkembangan terkini, situasi akan bertambah buruk di hari-hari mendatang.

Sekaranglah saatnya membangun kebersamaan untuk peduli pada pandemi Covid-19. Kebersamaan dalam arti menjaga lingkungan pemukiman masing-masing bersih dari Covid-19. Dan, manakala ada warga di pemukiman yang terpapar Covid-19, jangan biarkan yang bersangkutan dalam kesendirian, melainkan laporkan segera kepada pihak berwenang agar segera ditangani.

Semua pasien Covid-19 hendaknya mendapatkan akses untuk perawatan medis. 

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.