Sementara untuk olimpiade, atlet baru bisa bertemu dengan lawannya tersebut 4 tahun lagi, itupun kalau dia lolos kualifikasi dan lawannya masih bertanding lagi di olimpiade.
“Jadi tekanan-tekanan di Olimpiade itu secara mental juga diskusi saya dengan para profesor olahragaan itu jauh lebih berat, jauh lebih besar, ketimbang kejuaraan-kejuaraan lainnya baik itu multi event maupun single event,” jelasnya.