Kabargolkar.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) Rachmayanti Kusumaningtias meyakini Golkar di Sumut (Sumatera Utara) akan gemilang di Pemilu 2024 mendatang.
Alasannya, kaga Rachmayanti, sejak Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumut Musa Rajekshah terpilih secara aklamasi pada 2020, partai berlambang pohon beringin semakin besar.
Tak heran jika sampai hari ini nampaknya Partai Golkar kian benderang di Sumut, seiring dengan sederet program-program kemasyarakatan yang terus bergulir.
“Saya kira tidak berlebihan jika dikatakan Golkar Sumut mendapat berkah tersendiri dengan tampilnya Ijeck (sapaan Musa Rajekshah). Sebagai Wakil Gubernur, dia juga pengusaha sukses yang dermawan, tak heran sensitivitasnya pada masyarakat sangat tinggi. Ini juga yang membuat Golkar Sumut akan benderang,” ungkap Rachmayanti dalam uraiannya yang kami kutip dari laman soksinews.com, Senin (13/9/2021).
Menanggapi target Ijeck yang disebut-sebut ingin merektur 2 juta orang kader Golkar di seluruh Sumut sebagai persiapan menyukseskan kemenangan pada Pemilu serentak tahun 2024, menurut Rachmayanti, target itu cukup tinggi tetapi terukur.
“Bagaimanapun untuk Golkar sebenarnya tinggal merebut kembali kejayaan di masa orde baru. Golkar saat itu adalah orsospol besar dengan sejarahnya yang kuat di masyarakat. Dengan pola kerja dan pendekatan yang dilakukan Ijeck ke masyarakat, bukan tidak mungkin target itu bisa dilampaui,” ungkap Rachmayanti.
Diketahui, belum lama ini Golkar Sumut mengukuhkan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) sayap patai, yakni Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sumut masa bakti 2020-2025.
Dengan dikukuhkannya dua organisasi sayap partai itu, Rachma menilai langkah Ijeck membawa Golkar menuju kemenangan akan semakin kuat.
“Saya melihat Ijeck itu adalah pemimpin santun, relijius, profesional dan progresif. Karenanya target menjadikan Golkar sebagai partai pemenang di Sumut tentu bukan semata-mata wacana, tetapi memang terlihat betul, dia bekerja keras untuk mewujudkannya. Dibalut gaya kepemimpinan yang santun sebagaimana saya ungkapkan sebelumnya, tak heran banyak masyarakat bersimpati. Bahkan pada banyak sesi, ada yang melihat Golkar Sumut jadi partai yang relijius, karena posisi Ijeck yang dekat dengan Masjid dan aktif memakmurkan Masjid,” tutup Rachmayanti.