kabargolkar.com, MAKASSAR — Pengamat politik Universitas Bosowa (Unibos) Arief Wicaksono menyebut langkah Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto untuk mengangkat Erwin Aksa sebagai Waketum adalah suatu yang tepat.
Diketahui, Erwin Aksa duduki jabatan baru di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Ia didapuk menjadi Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bidang Penggalangan Strategis.
Erwin menggantikan politikus berdarah Sulsel lainnya, Andi Rizal Mallarangeng. Sebelumnya Erwin Aksa menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Perindustrian, posisinya ini dia gantikan oleh Andi Rukman N Karumpa.
Menanggapi itu, Arief menyebut Erwin Aksa adalah sosok tokoh yang mampu mengikat dan menggalang dukungan kepada Golkar dari kubu politik manapun. Terutama dari kantong-kantong massa Golkar tradisional.
“Itu sudah tepat, saya pikir. Seperti Rizal Mallarangeng, Erwin Aksa adalah representasi tokoh Golkar yang dapat mengikat dan menggalang dukungan,” ucap Arief kepada media, Rabu (29/9/2021).
Arief mengatakan latar belakang Erwin Aksa sebagai pengusaha relatif memudahkan Erwin untuk bermanuver. Termasuk meyakinkan pihak-pihak lain untuk berkoalisi dengan beringin.
Arif menilai, penunjukan itu menandakan Erwin Aksa adalah salah satu kader terbaik Partai Golkar di mata Ketua Umum Airlangga Hartarto. “Apalagi Erwin Aksa sebenarnya bukan orang baru juga di Golkar, sehingga pengetahuannya dapat dianggap memadai untuk menjadi salah satu kader terbaik Golkar,” katanya.
Diketahui saat ini terjadi perombakan atau reposisi di internal DPP Golkar, hal tersebut usai adanya penangkapan legislator Golkar, Aziz Syamsuddin oleh KPK.
Sebelumnya, saat dikonfirmasi, Erwin Aksa membenarkan adanya reposisi di internal DPP Partai Golkar. Erwin Aksa reposisi itu merupakan langkah Golkar melakukan perubahan yang cepat untuk perbaikan organisasi. “Penggalangan strategis berfungsi untuk memperkuat sinergi ormas-ormas dalam Partai Golkar,” ucap Erwin, Selasa (28/9/2021).
Erwin Aksa merupakan salah satu pebisnis ternama asal Sulawesi Selatan. Ia pernah menjabat Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).