Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua MPR Gandeng ESQ untuk Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan
  Bambang Soetiono   04 Oktober 2021
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Photo: Dok. MPR RI)

kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo dan ESQ Leadership Center pimpinan
Ary Ginanjar Agustian bekerja sama membuat materi video Sosialisasi Empat Pilar MPR. Hal ini sebagai penyegaran dan pengayaan metodologi vaksinasi ideologi sekaligus agar bentuk Sosialisasi Empat Pilar MPR bisa disajikan dengan lebih segar, sehingga bisa menarik perhatian generasi muda.

"Proses syuting sudah dilakukan minggu ini. Selanjutnya memasuki tahap editing dan finalisasi video. Videonya akan sangat menarik, mengingat pengerjaannya dikerjakan bekerja sama dengan ESQ Leadership Center, yang sudah dikenal sebagai lembaga pelatihan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi MPR RI dengan ESQ, kita akan membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Melalui pendekatan 7 Budi Utama melalui penguatan kecerdasan intelektual (Intelligence quotient), kecerdasan emosional (emotional quotient), kecerdasan spiritual (spiritual quotient), serta kecerdasan kebangsaan (national quotient)," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Minggu (3/10/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, ada tujuh video yang dibuat. Video pertama berfokus pada pengenalan Empat Pilar MPR yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Keempat pilar tersebut kemudian dibedah secara mendalam melalui video tersendiri.

 

"Tentang Pancasila sebagai ideologi dan jati diri bangsa akan dikupas habis di video kedua. Di video ketiga, membahas lebih dekat tentang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sementara di video keempat tentang NKRI harga mati, dan video kelima tentang semangat Bhinneka Tunggal Ika. Sementara di video keenam, membahas lebih detail tentang milenial sebagai agen perubahan Empat Pilar MPR, dan terakhir di video ketujuh menjelaskan tentang kolaborasi Empat Pilar MPR dengan tujuh budi utama ESQ," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, melalui tujuh seri video tersebut, diharapkan bisa menggugah semangat kebangsaan dalam memahami Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 dengan baik. Sehingga bisa lebih mencintai NKRI sebagai bentuk negara dan menjalankan falsafah Bhinneka Tunggal Ika dengan baik. Dengan demikian, menurutnya, kehidupan sosial masyarakat akan lebih tentram dan damai.

"Terlebih Indonesia sedang memasuki periode bonus demografi, yang juga masih akan terus dialami dalam periode yang cukup lama. Bahkan hingga tahun 2045, ketika usia kemerdekaan Indonesia mencapai satu abad yang dikenal dengan era Indonesia Emas, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia mencapai 319 juta jiwa. Sekitar 70 persennya, atau sebanyak 223 juta jiwa adalah kelompok usia produktif. Jika tidak dibekali dengan vaksinasi ideologi, sama saja kita tidak bersyukur dan menyia-nyiakan potensi bonus demografi tersebut," terang di.

Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan & Keamanan Kadin Indonesia ini turut menyoroti beberapa faktor yang bisa menyebabkan rusaknya moral generasi muda bangsa. Antara lain, memudarkan kualitas keimanan, pengaruh lingkungan, hilangnya kejujuran, hilangnya rasa tanggung jawab, tidak berpikir jauh ke depan, serta rendahnya disiplin

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.