Kabargolkar.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin mengapresiasi survei terkini SMRC, menyusul elektabilitas Partai Golkar yang meningkat sangat signifikan. Elektabilitas Golkar meningkat dari 8,4 persen pada Maret 2021 menjadi 11,3 persen pada September 2021.
Nurul menyatakan, Golkar kian optimistis menghadapi Pilpres 2024. Masih ada waktu untuk terus meningkatkan elektabilitas partai maupun popularitas Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar yang sudah diputuskan menjadi calon tunggal dari partai beringin sebagai capres 2024.
Mulai awal 2022, Partai Golkar akan memaksimalkan perjuangan untuk menaikkan elektabilitas dan popularitas partai dan Airlangga Hartarto di seluruh pelosok Tanah Air.
“Saat ini baru sosialisasi kerja-kerja beliau, selain itu billboard dan media luar ruang lainnya. Mulai awal tahun depan akan lebih dioptimalkan, mesin partai di pusat, provinsi dan daerah-daerah akan lebih bekerja maksimal,” tutur Nurul Arifin menanggapi hasil survei SMRC, Kamis (7/10/2021).
Airlangga Hartarto, kata anggota Komisi I DPR RI ini, sudah diputuskan sebagai capres Partai Golkar melalui Munas Golkar yang kemudian diperkuat saat Rapimnas Golkar.
“Dukungan partai sangat solid,” ungkap Nurul Arifin.
“Temuan-temuan SMRC tentunya sangat berguna untuk evaluasi kami, hasil survei ini akan menjadi pemicu kami untuk konsisten bekerja,” ungkap Nurul Arifin.
“Tentunya, akan lebih baik jika SMRC bisa memberikan indikator-indikator apa yang membuat elektabilitas partai naik. Namun, satu hal yang pasti, kami tetap optimistis. Soliditas partai terbangun sangat kuat di tengah terpaan berbagai kasus,” ucap Waketum Partai Golkar ini.
SMRC menyebut adanya empat nama pimpinan parpol yang dicalonkan sebagai capres, yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto, Puan Maharani dari PDIP, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.