Dan yang tidak kalah penting, lanjut Menpora Amali adalah sukses penerapan protokol kesehatan di berbagai venue pertandingan selama PON berlangsung. Walaupun ada beberapa atlet yang terkonfirmasi positif COVID-9. Namun, mereka semua sudah dipastikan sembuh hingga kembali ke daerah masing-masing.
Kesuksesan PON, disebut menjadi modal untuk penyelenggaraan Peparnas XVI nanti. Walaupun untuk Peparnas sendiri jumlah cabornya lebih sedikit yakni hanya 12 cabor saja. Venuenya hanya ada di di kabupaten Jayapura dan kota Jayapura.
Selain itu, para atlet akan ditempatkan di hotel karena jumlahnya leboih sedikit sehingga kemungkinan penularannya mengecil. Selain itu, jumlah keseluruhan yang datang di Papua dilaporkan sekitar 3500 orang saja.“Pada PON ini penularannya di tempat penginapan karena mereka 4 sampai 5 orang satu kamar. Mudah-mudahan ini tidak terjadi,” harapnya.