Airlangga juga menggelar doa dan tahlil bersama dalam kesempatan tersebut. Ia berharap pandemi COVID-19 dapat segera teratasi sehingga ekonomi kembali pulih.
Airlangga menjelaskan Ki Ageng Gribig merupakan seorang ulama yang bisa menggabungkan unsur ilahiyah dengan budaya masyarakat dan membantu ekonomi masyarakat. Meski sudah ratusan tahun lalu wafat, Airlangga mengatakan sampai saat ini hal tersebut bermanfaat membangun ekonomi masyarakat sekitar.
"Semoga tahlil dan doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah, semoga washilah Ki Ageng Gribig, pandemi bisa diangkat oleh Allah SWT, rakyat kembali sejahtera," katanya.
5. Gelar Maulid Nabi
Majelis Ahlul Hidayah (AH) menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di kantor DPP Golkar. Acara dihadiri oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan Ustaz Yusuf Mansur. Airlangga yang juga Mustasyar 'Am Majelis AH itu berbicara soal petingnya kehadiran ulama dalam acara tersebut.
"Kehadiran Habib Syeikh, Ustaz Yusuf Mansur dan para Habaib, Kiai, dan Ustaz ini merupakan keberkahan bagi Partai Golkar. Sekalipun Partai Golkar bukan partai agama, namun Partai Golkar sangat memperhatikan agama," ujarnya.
Airlangga menjelaskan nama Masjid Ainul Hikmah memilik arti mata kebijaksanaan. Makna ini memilik harapan setiap kebijakan, baik yang diambil oleh kader Golkar yang berkecimpung di eksekutif maupun legislatif bisa diputuskan secara bijaksana.
"Filosofinya adalah setiap kebijakan yang diputuskan kader-kader Partai Golkar, baik yang di pemerintahan maupun di legislatif, harus bijaksana. Biasanya kalau orang yang bijaksana itu, sudah memiliki kematangan dan kedewasaan dan penuh dengan kearifan," ujarnya.