26 Mei 2020
Dedi Mulyadi Singgung Rano Karno Yang Dinilainya Kurang Bertanggung Jawab
  Administrator
  07 Agustus 2018
  • Share :
[caption id="attachment_9751" align="aligncenter" width="650"] Dedi Mulyadi Bersama Keluarga sehabis nonton film si Doel. (Photo/RMOL)[/caption] Kabargolkar.com, Karawang - Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku kecewa kepada Rano Karno karena terlalu kaku dan seakan-akan tidak bertanggung jawab. Kekecewaan terhadap Rano Karno yang berperan sebagai Doel itu disampaikan usai menyaksikan Film Si Doel The Movie di Resinda Park Mall XXI Kabupaten Karawang, Senin (6/8/2018). "Si Doel kurang mencerminkan sebagai laki-laki yang bertanggung jawab. Doel terlalu kaku dan galau, sehingga Sarah harus kecewa," kata Dedi Mulyadi seperti dilansir Antaranews.com. Seharusnya, kata Dedi Mulyadi,  Si Doel berusaha mencari Sarah yang pergi ke Belanda selama 15 tahun. "Ending-nya saja yang membuat sedikit kecewa. Tetapi terlepas dari itu semua, film ini sangat bagus," kata Dedi Mulyadi seraya menyebutkan kalau karya film Rano Karno itu luar biasa. Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini mengatakan, Film Si Doel The Movie besutan Rano Karno menampilkan realitas kebudayaan di tengah masyarakat. Sehingga, pesan dari film tersebut dapat ditangkap penonton dengan mudah. "Filmnya orisinal dan menjadi cermin realitas kebudayaan. Masyarakat kita ini orisinal juga, lihat saja Bang Mandra. Sosoknya apa adanya, lucu dan memiliki integritas yang kuat," kata Dedi Mulyadi yang khas dengan ikat kepala itu. Dedi Mulyadi menyarankan agar dunia perfilman Indonesia juga menyajikan nilai moral dan fokus pada originalitas. Hal ini penting mengingat orientasi produk budaya sebenarnya harus diarahkan pada proses edukasi. "Karya budaya itu harus berorientasi pada nilai, ada pendidikan untuk rakyat di sana. Jadi, tidak semata profit yang menjadi tujuan. Boleh kita mengejar nilai ekonomi, tetapi aspek budaya dan edukasi harus tetap berada di depan," kata Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi mengaku tidak pernah melewatkan tayangan Si Doel Anak Sekolahan saat ditayangkan kembali di salah satu televisi swasta. "Saya ini pemirsa sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Hampir setiap hari saya nonton. Kebetulan Bung Rano Karno mengangkatnya menjadi film. Jadi, sekalian saja bawa keluarga untuk nonton filmnya," kata Dedi Mulyadi.                  
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.