Kabar Golkar

Golkar Tunggu Kerja Konkret Jenderal Andika

Oleh · · Kabar Nasional

Golkar Tunggu Kerja Konkret Jenderal Andika
Golkar Tunggu Kerja Konkret Jenderal Andika

Kabargolkar.com - Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Henry Indraguna mengatakan pihaknya menunggu kerja konkret Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Henry berharap Andika benar-benar memanfaatkan jabatannya dalam waktu 400 hari untuk menjalankan perintah konstitusi dan undang-undang.

Berdasarkan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, kata Henry, secara umum tugas pokok dan fungsi TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila, UUD 45 dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah.

"Tiga hal itu harus dijunjung tinggi dan dijadikan pedoman bagi setiap anggota TNI dalam melaksanakan tugasnya dan justru apabila TNI tidak menjunjung tinggi hal tersebut tentunya indikator yang diharapkan oleh UU jelas tidak akan tercapai. Kami tunggu kerja konkret Jenderal Andika," ujar Henry di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Henry juga mengaku pihaknya tidak berpretensi jika Andika dalam waktu dekat akan masuk gelanggang politik. Pasalnya, masa jabatan Andika sebagai Panglima TNI hanya efektif sekitar satu tahun lebih atau 400 hari.

Golkar yakin Andika akan lebih berkonsentrasi menjalankan 8 fokus sebagai Panglima TNI seperti yang disampaikannya saat fit and proper di depan Komisi I DPR RI.

"Jadi, kami harap Jenderal Andika tetap fokus untuk menjaga kerukunan bernegara, menjaga NKRI sebagaimana diamanatkan konstitusi, menyelesaikan konflik-konflik separatis dan teroris yang sedang terjadi dengan peningkatan sinergitas intelijen maupun konflik internasional termasuk Laut Natuna dan lainnya, memperkuat pertahanan dan ketahanan negara serta mampu menjadi pelindung bagi segenap bangsa dari ancaman nir-militer seperti keamanan siber," beber dia.

Meskipun demikian, Henry mengaku tidak menutup berbagai kemungkinan yang terjadi ke depannya dengan melihat kerja konkret Andika. Salah satu kemungkinannya, kata dia, adalah Presiden Joko Widodo memperpanjang masa bakti Andika sebagai Panglima TNI.

Hal ini, kata Henry, akan membuat menantu Jenderal Purnawirawan Hendropriyono semakin sulit memasuki politik praktis dalam Pilpres 2024 mendatang.