Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kunjungi Kaltim, Ketua Bapilu: Golkar Harus Menangkan Airlangga
  Nyoman Suardhika   13 Desember 2021
Credit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Partai Golkar menegaskan memiliki Calon Presiden (Capres) dari kader sendiri
yang diyakini akan memberikan dampak elektoral untuk peningkatan kursi legislatif di daerah.

Karena hasil pileg di tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi modal pencalonan bagi calon kontestan Pilkada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota pada November 2024 nanti.

Saat ini Partai Golongan Karya (Golkar)  sudah memiliki modal untuk memenangkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dalam Pilpres 2024 mendatang. Hal tersebut berkaca dari hasil pemilihan 2019 dimana Golkar menduduki posisi kedua peraihan kursi di DPR-RI dengan perolehan 85 kursi.

Terlebih prestasi dan potensi Airlangga yang menjadi nilai lebih untuk memimpin. Jadi Airlangga Hartato harus dimenangkan pada Pemilu 2024 mendatang.

Demikian ditegaskan Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Zainudin Amali dalam konsolidasi pemenangan pemilihan Presiden 2024, oleh DPD Golkar Kaltim, di Hotel Aston Samarinda, Sabtu (11/12/2021) malam.

Zainudin Amali menyebut ketika Golkar memiliki Capres sendiri, maka pastinya akan memberikan dampak elektoral terhadap perolehan kursi legislatif, baik itu pada tingkatan DPR RI maupun DPRD Provinsi dan kabupaten kota di seluruh Indonesia.

Pencalonan Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai Capres dalam Pilpres 2024 mendatang, tambah Zainudin Amali, merupakan amanat Munas 2019 dan Rapimnas 2021 lalu, tentunya itu akan menjadi Capres dari Partai Golkar.

"Ketika kita melakukan Pilpres dengan baik, kalau kita menang saya yakin Pilkadanya kita akan dapatkan," tegas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI ini seraya menambahkan dengan ditunjuknya Airlangga sebagai Capres maka hal itu merupakan sebuah keterikatan bagi masing-masing pengurus organisasi. Kader terikat akan keputusan partai.

Disebutkan Zainudin Amali, popularitas Airlangga saat ini memang masih belum berada dalam posisi yang optimal, karena hasil survei yang dimiliki per Januari 2021 hanya 29 persen, dan September 2021 naik menjadi 37 persen. Oleh karena itu ditargetkan pada pertengahan 2022 sudah harus berada pada kisaran 50-60 persen.

Perolehan kursi hasil Pemilu 2019 di DPR RI, Golkar meraih 85 kursi alias 14,78 persen. Karenanya masih belum bisa mencalonkan sendiri sebagai Capres, sehingga perlu berkoalisi.

"Dengan 85 kursi ini merupakan bekal yang kita punya, Ketum kita track record prestasi di pemerintahan sudah sangat baik. Punya kemampuan memimpin Republik ini. Kita harus kerja, dan kerjanya berangkat dari konsolidasi dan penataan organisasi dari tingkat provinsi sampai desa dan kelurahan," jelasnya.

Menurutnya, Partai Golkar sejatinya memiliki struktur yang lengkap, bahkan sangat bagus infrastrukturnya. Itulah yang menjadi modal untuk bergerak. Salah satu struktur penggerak di Golkar adalah Media Penggalangan Opini (MPO), di bidang ini akan mengelola berbagai informasi-informasi yang akan menjadi opini yang baik, dan opini yang baik akan membentuk persepsi, dari persepsi yang baik akan menghasilkan popularitas dan dari popularitas inilah hasilnya elektabilitas

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.