Ketua Dewan Pembina Golkar Beri Bonus Untuk Atlet Tenis Peraih Emas di Asian Games 2018
[caption id="attachment_10545" align="aligncenter" width="905"]
Aburizal Bakrie saat memberikan apresiasi kepada dua atlet tenis peraih medali emas di Asian Games 2018, Christoper Rungkat dan Adila Sutjiadi (1/9/2018).[/caption]
kabargolkar.com - Para atlet yang meraih prestasi tinggi dengan meraih emas di Asian Games 2018 dapat berseri-seri. Selain mengharumkan nama bangsa, tampil sebagai pahlawan yang membela nama Indonesia. Hasil jerih payah mereka juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Aburizal Bakrie. Sejak lama, sosok yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar ini adalah penggemar olahraga tenis. Bahkan sampai sekarang, dirinya masih rutin bermain tenis dengan para kolega dan sahabatnya.
Aburizal bakrie sangat memberikan apresiasi tinggi kepada atlet tenis yang mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan raihan medali emas di Asian Games 2018. Atlet tersebut adalah Christoper Rungkat dan Adila Sutjiadi. Mereka pasangan ganda campuran cabang olahraga tenis berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018.
Bertempat di Elite Club Epicentrum, pada jam 10 pagi, Sabtu (1/9/2018), ARB memberikan apresiasi kepada dua atlet berprestasi tersebut. "Sebagai apresiasi atas prestasi petenis Christoper Rungkat dan Adila Sutjiadi yang berhasil memperoleh medali emas di Asian Games 2018, pagi ini saya memberikan bonus untuk mereka," demikian ungkap ARB melalui akun instagramnya,
aburizalbakrie.id.
ARB mengungkapkan bahwa sejak lama, dirinya selalu memperhatikan perkembangan dunia tenis dan selalu mengupayakan berbagai kontribusi bagi pengembangan cabang olahraga tersebut. "Sebelum memberikan bonus, saya izin pada Ketum PB PELTI Rildo Anwar. Pak Rildo mempersilahkan dengan senang hati, apalagi saya sudah sejak dahulu berkontribusi membantu dunia tenis, dari zaman Yayuk Basuki, dan lain-lain. Bahkan saya ini, kata beliau, masih pelindung PB PELTI," demikian ARB melanjutkan penjelasannya.
Selain memberikan apresiasi berupa bonus, tidak lupa ARB menyempatkan diri untuk bermain tenis dan 'menjajal' kemampuan tenis kedua atlet berprestasi tersebut. "Tadi saya juga main tenis bersama mereka. Ini bukan yang pertama karena saya sudah lama kenal dan membina mereka, bahkan sejak masih yunior. Yang istimewa lagi, wasitnya Yustedjo Tarik, teman saya yang juga peraih medali emas Asian Games dan legenda tenis Indonesia," demikian komentar Bang Ical, panggilan akrabnya, mengenai permainan tenis yang dilakukannya itu.
ARB terlihat begitu menikmati permainan tenis tersebut, bahkan dirinya bercanda mengomentari jalannya pertandingan. "Saat main kayaknya tadi Adila (yang tadi berpasangan dengan Hadiman, petenis legenda peraih medali emas Asian Games juga) yang jadi lawan saya ngalah, soalnya pukulannya tak sekuat saat bertanding di Asian Games. Sementara Christoper yang jadi pasangan saya tidak mau mengalah," demikian canda ARB dengan penuh kehangatan.
Politisi senior Partai Golkar ini mengatakan bahwa apresiasi tersebut sekiranya tidak dilihat dari besarannya, namun dirinya berharap, bentuk apresiasi tersebut dapat membantu para atlet. "Memang bonus dari saya tidak sebesar yang diberikan pemerintah. Namun semoga ini bisa membantu mereka untuk modal meningkatkan karirnya," ungkap ARB