[caption id="attachment_11579" align="aligncenter" width="660"]
Acara dialog nasional di DPD Golkar Jawa Barat, Bandung (18/9/2018). (Photo/Kabargolkar.com)[/caption]
Kabargolkar.com, Bandung - Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, meminta para bakal calon anggota legislatif dari partainya, tidak terlalu banyak menggelar acara seremoni dan rapat untuk meraup suara pada Pileg 2019.
Dedi meminta para caleg untuk lebih banyak terjun langsung ke masyakarat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengkampanyekan diri dan partainya di Pileg 2019. Hal ini, katanya, dinilai sangat efektif meraup suara.
"Para caleg jangan terlalu banyak menggelar acara seremonial, lebih baik langsung turun ke masyarakat, mengunjungi rumah-rumah warga, door to door," kata Dedi dalam pidatonya di Seminar Nasional "Golkar Kembali ke Akar Rumput, Solusi Menurunnya Ekektabilitas Golkar, 2019 Golkar Menang" di Kantor DPD I Partai Golkar Jabar di Bandung, Selasa (18/9/2018).
Menurut Dedi Mulyadi, cara door to door ini sangat efektif untuk meraih suara secara maksimal mengingat kini kebanyakan masyarakat hanya mengetahui Pilpres yang akan digelar 2019, tetapi tidak dengan Pileg.
Kurangnya kepopuleran Pileg 2019 di tengah masyarakat, katanya, membahayakan posisi partai. Partai Golkar akan kehilangan eksistensi jika ancaman ini tidak segera diantisipasi.
"Pemilihan legislatif nyaris tidak ada gaungnya di televisi, media sosial, atau percakapan sehari-hari. Ini harus kita waspadai, jangan sampai masuk bilik suara, pikiran warga cuma untuk pilih presiden," katanya.
Partai Golkar, kata Dedi, punya modal besar yang tidak dimiliki partai lainnya. Dedi Mulyadi menilai para kader Golkar bisa bergerak dan mendapat hasil maksimal jika bermain individual, berbeda dengan kader partai lainnya yang harus bekerja barengan untuk meraih hasil terbaik.
Dedi Mulyadi mengatakan ia menargetkan Partai Golkar meraih 25 persen suara di Jabar. Dengan demikian, Partai Golkar akan memiliki kekuatan yang cukup untuk memberikan pengaruh besar pada laju kemajuan di Jabar sekaligus di Indonesia. (
sumarsono)
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â