Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
Share :
Menko Airlangga: Sorgum Bisa Menjadi Alternatif Pengganti Gandum
  Dani   05 Agustus 2022
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ( Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Kabargolkar.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sorgum bisa menjadi alternatif pengganti gandum yang saat ini mengalami permasalahan di dunia, akibat adanya kebijakan larangan ekspor di negara produsen untuk komoditas ini.

Menurut Airlangga, sejumlah negara telah mengeluarkan kebijakan pelarangan ekspor gandum hingga akhir tahun ini, antara lain Kazakhstan, India, Afganistan, Serbia, hingga Ukraina.

“Dengan demikian tentu kita harus mengembangkan tanaman pengganti ataupun subtitusi dari gandum. Indonesia tentu punya beberapa alternatif, selain sorgum itu bisa juga dari tanaman sagu dan singkong,” ucap Airlangga dalam keterangannya resminya secara virtual, Kamis (4/08/2022).

Oleh karena itu, Airlangga mengatakan, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk membuat peta jalan atau roadmap terkait produksi dan hilirisasi sorgum hingga tahun 2024 mendatang.

“Bapak Presiden minta agar dibuatkan roadmap sampai tahun 2024,” tutur Airlangga.

Airlangga mengungkapkan, bahwa hingga saat ini realisasi pengembangan sorgum masih sekitar 4.355 hektar yang tersebar di enam provinsi dengan hasil produksi mencapai 15.243 ton atau sekitar 3,36 ton per hektare.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga melaporkan terkait target musim sasaran tanam sorgum pada tahun 2022 sebesar 15.000 hektare.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengembangan sasaran tanam sorgum hingga 154 ribu hektare pada tahun 2024 mendatang.

“Bapak Presiden minta bahwa diprioritaskan untuk daerah Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Waingapu yang kemarin sudah dilihat oleh Bapak Presiden, dan di tahun 2023 dipersiapkan lahan sejumlah 115.000 hektare, dan di tahun 2024 sebesar 154.000 hektare,” ungkapnya.

Airlangga menjelaskan bahwa saat ini produksi sorgum di Indonesia masih tergolong rendah. Padahal tanaman tersebut diyakini mampu menjadi komoditas pengganti tanaman lainnya, seperti pengganti jagung dalam bahan baku pembuatan pakan ternak, dan bisa juga dijadikan bioetanol.

“Industri pakan ternak sekarang bahan bakunya 50 persen jagung dan 50 persen protein lain. Tentu dari protein lain ini salah satunya sorgum bisa dijadikan untuk off-taker, untuk pakan ternak,” tuturnya. (sonora.id)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2022 Kabar Golkar. All Rights Reserved.