Selain itu, mayoritas Gen Z sebanyak 64,2 persen dengan melalui media sosial generasi Z mengendus, menganalisis, dan menganjurkan sebuah perlawanan terhadap situasi politik yang mereka anggap sedang bermasalah sedangkan Gen Y atau milenial kalah besar oleh Gen Z dalam mengakses situasi politik di Medsos, walaupun Mayoritas di Gen Y yaitu sebanyak 57,7 persen.
Kemudian, tokoh politik atau pejabat negara yang paling diikuti pemberitaannya dan dianalisa di Medsos oleh Gen Z & Y di Media Sosial, diurutan pertama Ganjar Pranowo, kedua Anies Baswedan disusul oleh Prabowo Subianto, Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, Erick Thohir,Sandiaga Uno, Ridwan Kamil dan Airlangga Hartarto, Andikan Perkasa, Dudung Abdurachman. Namun sikap dan persepsi mayoritas Gen Z & Y yaitu 78,6 persen memberikan penilaian tokoh tokoh tersebut di Media Sosial lebih banyak pencitraan dibanding kerja kerja yang memberikan dampak terhadap kehidupan Gen Z & Milenial dan mereka mayoritas juga tidak akan terpengaruh dengan pencitraan tokoh tokoh tersebut.
Lebih lanjut dia membeberkan, generasi Z memiliki pengetahuan finansial yang baik. Gen Z memiliki orientasi finansial yang jelas dengan pembekalan diri dengan pengetahuan finansial sejak kecil. Gen Z juga menyadari pentingnya menabung dan investasi di masa yang akan datang.
Namun, dalam urusan finansial, mereka juga sangat berhati-hati agar tidak terjebak dalam hutang dari preferensi Gen Z terhadap bakal Presiden setelah Presiden Jokowi, mayoritas Gen Z (terlahir tahun 2007-1995) atau 76,2 persen menginginkan Presiden mendatang mengerti persoalan financial dan perekonomian, sementara sebanyak 20,1 persen presiden yang melek teknologi dan sebanyak 3,7 persen tidak menjawab.
Sementara untuk Gen Y atau milenial mayoritas atau 71,9 persen menginginkan presiden yang mampu mengelola perekonomian Indonesia karena mereka mayoritas banyak yang kehilangan mata pencariannya selama masa pandemik Covid-19.
Sementara sebanyak 10,2 persen presiden merakyat, dan sebanyak 4,4 persen menginginkan presiden yang seagama dengan Gen Y dan selebihnya tidak memberikan jawaban.
Pilihan generasi Z dan Y terhadap Karakteristik Presiden penganti Jokowi hampir mayoritas ingin Indonesia memiliki presiden yang bebas korupsi menduduki peringkat pertama dengan angka 54,3 persen dan diposisi kedua, karakteristik tegas dan lugas 39,3 persen kemudian selebihnya Karakteristik Presiden merakyat dan sederhana 6,4 persen.
Separuh dari Generasi Z dah Y mengatakan, bahwa kandidat presiden yang diinginkan kandidat presiden yang memiliki pengalaman pemerintahan 66,7 persen, memilki pengalaman bisnis 57,2 persen memiliki pengalaman dalam aktivisme sosial yang menarik bagi mereka sebanyak 51,6 persen dan terkait dengan ketenaran dan popularitas kandidat presiden di media mainstream maupun sosial bagi mayoritas Generasi Z & Y atau 84,8 persen tidak akan berdampak pada pandangan mereka untuk memilih seorang kandidat presiden.
Dalam uji on the spot terhadap nama tokoh yang berpotensi dipilih oleh Generasi Z dan sebagai presiden RI ke 8 jika pilpres digelar hari ini, maka hasilnya sebanyak 19,1 persen Generasi Z & Y menjatuhkan pilihan pada Airlangga Hartarto karena sebagai sosok memiliki karateristik, kemampuan dan pengalaman yang diinginkan oleh Generasi Z & Y sebagai Presiden penerus Presiden Jokowi dan diurutan kedua Ganjar Pranowo yang dipilih