Kabargolkar.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, pemerintah akan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, selama momen Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Terlebih, Ketua Umum Partai Golkar tersebut beberapa hari belakangan ini, telah blusukan ke sejumlah pusat pasar tradisional, seperti pasar di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu (24/12/2022).
“Tinjauan pasar terutama melihat kesiapan Natal dan Tahun Baru. Dari persiapan yang ada, harga semuanya stabil, beras dan minyak goreng juga tersedia,” kata Airlangga dalam keterangan persnya, Senin (26/12/2022).
Tak soal itu, Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali ini juga menyoroti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk masyarakat khususnya pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
Ketua KCP-PEN ini menjelaskan, platform KUR di kisaran Rp50 - 500 juta akan disalurkan oleh bank milik negara, seperti BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong UMKM dalam mendapatkan pembiayaan yangmudah dan terjangkau,” jelas Airlangga.
Tak sampai disitu, Airlangga mengungkapkan, hingga 19 Desember 2022, realisasi penyaluran KUR nasional sudah mencapai 94,37 persen atau Rp 352,18 triliun dari target 2022 dan telah diberikan kepada 7,34 juta debitur.
Penyaluran KUR sektor produksi mencapai 56,5 persen dan sektor non produksi (perdagangan) mencapai 43,5 persen.
“KUR tersedia Bapak-Ibu semua, dan di sini hadir dari beberapa bank penyalur KUR. Kredit yang super mikro sampai Rp 10 juta bunganya hanya 3 persen per tahun, KUR yang Rp 10 juta-Rp 100 juta tidak pakai agunan dan bunganya 6 persen per tahun, sementara yang Rp 100 juta-Rp 500 juta diminta agunan tambahan dan bunganya juga 6 persen,” tutup Airlangga.