Kabargolkar.com - Masa jabatan Muslimin Bando sebagai bupati Kabupaten Enrekang akan berakhir pada 2023.
Muslimin Bando mulai menduduki kabupaten julukan Bumi Massenrempulu sejak tahun 2013 hingga sekarang.
Sebagaimana diketahui dalam sistem ketatanegaraan Indonesia bahwa batasan jabatan presiden maupun kepala daerah hanya boleh dijabat selama dua periodisasi.
Artinya bahwa dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2024, mantan ketua umum PAN Enrekang ini tidak bisa lagi mencalonkan diri di wilayahnya.
Hal ini muncul pertanyaan, kemana arah politik Muslimin Bando?
Pria kelahiran Buntutangla, 31 Desember 1956 ini menarik untuk diperbincangkan dalam helatan kontestasi Pemilu dan Pilkada 2024.
Saat disinggung ada tidak keinginan untuk maju di DPR RI, suami dari H Johra ini mempunyai tekad untuk maju bertarung.
Saat ini ayah kandung dari anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN Mitra Fakhruddin menjadi ketua umum Partai Golkar Enrekang.
Dirinya resmi menahkodai Golkar sejak tahun 2021 hingga sekarang.
Menurutnya, bila Golkar mendorongnya untuk bertarung, maka dia akan menjalankan instruksi dan sesuai perintah partai.
"Saya melihat pengurus DPP menetapkan saya sebagai anggota fungsionaris yang dipersiapkan sebagai bakal calon anggota DPR RI," ujar Muslimin saat ditemui di rujabnya.
Meski begitu, bentukan organisasi Muhammadiyah ini mengaku bahwa penetapan tersebut masih dalam proses seleksi.
"Tapi sekarang kebijakan partai itu masih menetapkan bakal calon ini 200 persen. Masih ada 14 calon dari Sulsel III ini. Nantinya itu akan turun menjadi tujuh," tuturnya.
Dari tujuh itu masing-masing dibagi empat laki-laki dan dua perwakilan perempuan yang nantinya diusung untuk bertarung di Pileg 2024.
Menurut Muslimin, dia akan siap bertarung ketika ada dorongan dari masyarakat Enrekang.
"Kalau mereka menginginkan dan selama Allah SWT memberi umur yang panjang, saya siap-siap saja," katanya.
Bagi Muslimin, dirinya mempunyai cita-cita untuk membesarkan nama Golkar di Dapil III Sulsel, begitupun dengan aspirasi-aspirasi dari masyarakat.
Sulsel Dapil III mencakup Kabupaten Enrekang, Sidrap, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.
"Tentu harapannya juga mudah-mudahan bisa mewakili masyarakat Enrekang dan membangun Sulsel III ini," tutupnya.(tribunnews.com)