Kabargolkar.com - Bergabungnya Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil (RK) ke Partai GOLKAR (PG) direspon positif oleh Badan Saksi Nasional Partai GOLKAR (BSNPG). Kepala BSNPG Syahmud Basri Ngabalin, mengungkapan sebagai Partai terbuka kami menyambut bergabungnya RK dengan tangan terbuka.
Syahmud mengungkapkan : Kang Emil Cocok di GOLKAR. Kehadirannya ditubuh PG diharapkan akan menjadi energi baru bagi untuk memenangkan PG dan ketua Umum Ailangga hartarto sebagai Presiden Indonesia dalam Pileg dan Pilpres serta Pilkada tahun 2024. Terlebih RK berasal dari provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia.
Sebagai Badan yang ditugaskan partai GOLKAR untuk merekrut, melatih dan menyiapkan Saksi untuk mengamankan suara Partai GOLKAR pada pemilu mendatang, BSNPG akan terus berkoordinasi dengan beliau sebagai Wakil kertua umum bidang penggalangan pemilih, untuk mengkonsultasikan strategi penggalangan saksi di TPS, karena Ketua Umum Airangga Hartarto, telah menugaskan kepada kami untuk membentuk kelembagaan BSNPG yang beranggotakan 10 orang pengurus disetiap TPS (BSPG TPS).
Dihubungi secara terpisah, Direktur Rekrutmen dan Pengembangan SDM BSNPG, Nurmansyah, mengungkapkan ; BSNPG merasakan energi baru dengan bergabungnya RK di tubuh PG. Para pengurus BSNPG diberbagai daerah diseluruh Indonesia sangat antusias menyambut kehadiran "kang Emil", mengingat BSNPG tengah membidik kelompok usia millennial untuk menjadi pengurus dan saksi pada pemilu mendatang. Figur Kang Emil yang disukai para pemilih kelompok usia meillenial dan Gen-Z diharapkan bisa mejadi daya tarik tersediri bagi mereka untuk bergabung di BSNPG.
Tugas BSN PG untuk menyiapkan 10 orang pengurus BSNPG disetiap TPS tidak mudah, butuh dukungan dari semua elemen partai untuk memeralisasikannya. Kami sangat menunggu program-program dari beliau untuk percepatan pembentukan kelembagaan BSNPG diseluruh TPS di Indonesia, karena BSPG TPS inilah yang akan menjadi garda terdepan pengalangan dan pemanganan suara Partai GOLKAR di TPS yang titik perebutan suara yang sesungguhnya dalam Pileg, Pilpres dan Pilkada.