Kabargolkar.com – Partai Golkar menetapkan Airlangga Hartarto sebagai Capres di Pemilu 2024, yang tentunya kader partai harus bekerja dengan keras untuk memperoleh banyak suara suara di pemilu yang akan datang.
Lalu bagaimana Partai Golkar menjawab tantangan mengenai pemerolehan suara Gen Z melalui sosial media di Pemilu 2024?
Dalam kegiatan diskusi zoom yang diselenggarakan Cakradata bersama Kabar Golkar yang mengangkat tema “Dinamika dan Tantangan Menuju Pemulu 2024” pada Kamis, 26 Januari 2023 yang dipandu oleh Muhammad Nurdiansyah ini menghadirkan empat pembicara dari berbagai kalangan yakni Ace Hasan Syadzily Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Herzaky Mahendra Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Idham Kholik Komisioner KPU RI, Wim Tangkilisan Pemimpin Redaksi Pinter Politik.
Melalui kaca mata Ace Hasan atau yang kerap disapa Kang Ace menjelaskan bahwa dalam menghadapi tantangan di Pemilu 2024 Partai Golkar mengedepankan politik gagasan untuk mengambil simpati suara dari kaum milenial.
“Tantangan yang dihadapi untuk Pemilu 2024 memerlukan pendekatan tersendiri untuk Gen Z yang memiliki karakter politik tersendiri. Partai Golkar terus melakukan adaptasi dengan generasi muda untuk mengedepankan politik gagasan. Partai Golkar meyakinkan para pemilih pemula untuk mendorong pemilihan transformasi,” ungkap Ace Hasan dalam acara zoom tersebut.
Ia pun menyampaikan bawa Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus menjabat sebagai Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dinilai berhasil dalam meningkatkan perekonomian Indonesia dan gagasan memajukan ekonomi Indonesia menjadi salah satu tema gagasan dari politic idea of Golkar.
“Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini telah terbukti menumbuhkan ekonomi digital, Partai Golkar lebih mengedepankan upaya untuk menciptakan lapangan kerja salah satunya mendorong Undang-Undang Cipta Kerja yang tujuannya adalah mendorong generasi muda mampu mempermudah akses-akses pekerjaan dengan pembangunan ekonomi yang adil. Misalnya pertumbuhan UMKM. Hal seperti ini menjadi salah satu tema utama dari politik gagasan yang dibangun oleh Partai Golkar untuk membawa Indonesia maju,” sambungnya.
Melihat traffic dari sosial media di Indonesia yang tinggi tentunya Partai Golkar akan memanfaatkan sosial media untuk mengemukakan gagasan-gagasan tersebut ke masyarakat.
“Lalu bagaimana gagasan ini disosialisasikan ke masyarakat? Selain terjun langsung menemui masyarakat tentu dengan menggunakan sosial media untuk mengemukakan gagasan2 tersebut di era masyarakat yang saat ini sudah bertrasformasi dekat dengan perkembangan sosial media.” tutupnya.