11 Agustus 2020
Fraksi Partai Golkar soroti masalah pendidikan di Merauke
  Administrator
  18 Oktober 2018
  • Share :
Kabar Golkar - Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke memberikan apresiasi akan visi-misi Bupati-Wakil Bupati Merauke, Frederikus Gebze-Sularso, tentang empat pilar dan satu penyangga dalam bidang pendidikan dasar dengan penekanan kepada pengembangan calistung (baca, tulis, dan hitung). Hal tersebut untuk menjawab fakta bahwa tamatan sekolah dasar (SD) di daerah pedalaman, 60-70 persen belum lancar membaca dan menulis. Hal itu disampaikan Fraksi Partai Golkar dalam pandangan umumnya yang dibacakan Yulius Kendek Paongganan pada sidang rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun 2018, Rabu (17/10/2018). Dikatakan, sejumlah persoalan yang dialami anak didik itu, akibat kehadiran para guru di daerah pedalaman sangat rendah. Bahkan, lanjut Yulius, sebagian kepala sekolah dan guru, hanya ke tempat tugas saat ujian akhir nasional. Lalu merekayasa kelulusan anak-anak. Kondisi demikian, katanya, mengakibatkan angkat putus sekolah di tingkat SMP sangat tinggi. “Olehnya kami dari Fraksi Partai Golkar meminta penjelasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke,” katanya. Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pendidikan DPRD Merauke, Heribertus Silubun, mengaku ada sejumlah permasalahan ditemukan di lapangan, mulai dari proses belajar mengajar di kampung yang tak berjalan baik. Selain itu, jelas dia, juga guru enggan berada di tempat tugas serta tak adanya rumah dinas yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke. source
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.