Meski nilainya besar, perlambatan ekonomi di negara-negara tujuan ekspor tersebut jadi tantangan bagi IKM furnitur dan kerajinan.
“Pemerintah telah melakukan langkah-langkah antisipatif, yaitu dengan mengidentifikasi negara-negara nontradisional sebagai alternatif negara tujuan ekspor,” pungkasnya.