Survei LPMM Ungkap Airlangga Hartarto dan Partai Golkar Jadi Pilihan Generasi Muda
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Nasional
“Tingkat top of mind awareness Generasi Z dan Y berbeda terhadap masing-masing partai politik. Hal ini tampaknya berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas parpol saat ditanya jika pemilu digelar hari ini parpol mana yang akan dipilih,” ujarnya.
Jika pemilu digelar hari ini, lima parpol teratas pilihan spontan dari Gen Z dan Y, yakni Golkar 16,10%, PDIP 13,70%, Gerindra 12,20%, Demokrat 9,40%, dan PKS 5,20%.
Saat dilakukan simulasi partai politik yang akan dipilih hasilnya tidak banyak berubah. Partai Golkar paling banyak dipilih oleh Gen Z dan Y, yakni 19,7%. Lalu di urutan kedua PDIP 17,6%, Gerindra 13,7%, Demokrat 9,8%, dan PKS 5,8%.
Di sisi lain, Alamsyah menyebut tingkat kepuasan Gen Z dan Y terhadap kinerja pemerintahan dalam penanggulangan krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir, hasil survei menunjukkan sekitar 74,7% menyatakan puas terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, sebanyak 21,6% tidak puas, dan sebanyak 3,7% tidak tahu.
Sedangkan tingkat optimisme Gen Z dan Y dalam menjalani kehidupan dalam lima tahun ke depan sebanyak 79,2% sangat optimistis akan lebih baik dari sekarang. Lalu, sebanyak 14,2% pesimistis dengan kehidupan akan membaik dalam lima tahun mendatang akibat dampak Covid 19, dan selebihnya 6,3% tidak menjawab.
Sementara itu, persepsi terhadap institusi Polri yang dalam beberapa kasus hukum melibatkan internal, banyak menarik perhatian Gen Z dan Y di media sosial. Hasil survei LPPM menunjukkan 82,8% Gen Z dan Y mempersepsikan institusi Polri berhasil memperbaiki performance. Mereka merasa puas dan percaya institusi Polri akan terus lebih profesional, transparan, serta sangat merespons keluhan-keluhan masyarakat.
Dalam layanan penegakan hukum di Indonesia, sebanyak 7,6% mempersepsikan institusi Polri belum dapat dipercaya dan memuaskan, dan selebihnya 9,6% tidak menjawab.
Menanggapi hasil survei LPMM ini, pengamat politik Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta Oktiva Anggraini mengatakan hal yang wajar jika dukungan terhadap capres di kalangan Gen Z dan Y lebih memilih Airlangga Hartarto. “Jika melihat sosok Airlangga Hartarto cukup besar menjadi Capres 2024, karena memang kekuatan politik saat ini merata,” ucapnya.